Turki Hukum Mati 4 Orang Provokator Kudeta Yang Gagal

Pengadilan Turki menjatuhkan vonis hukuman mati untuk 4 terdakwa san hukuman seumur hidup untukn 64 pejabat dan pelatih akademi militer yang terlibat dalam kudeta militer tahun 2016.

Menurut kantor berita Anadolu, sebanyak 100 terdakwa lainnya dibebaskan dalam kasus tersebut.

Keempat orang yang divonis akan menjalani prosedur untuk eksekusi. Aturan vonis mati juga menyulitkan para tahanan untuk mendapatkan pembebasan bersyarat. Keempatnya terbukti bersalah karena berusaha menggulingkan pemerintahan.


Vonis mati ini bisa menghambat upaya Turki untuk bergabung ke Uni Eropa. Pihak Eropa sendiri telah mengancam akan membekukan permohonan Turki jika ada vonis mati untuk tersangka provokator kudeta militer.

Lebih dari 240 orang, yang mayoritas warga sipil tak bersenjata, tewas pada 15 Juli 2016 saat kelompok tentara pemberontak membawa tank dan pesawat tempur. Mereka berupaya untuk menyerang parlemen dan menggulingkan Presiden Turki Tayyip Erdogan.

Setelah usaha kudeta gagal, Erdogan memenjarakan 50.000 orang dan memecat atau menangguhkan 150.000 orang dari tahanan. Di bawah aksi bersih-bersih ini, Turki menutup semua sekolah akademi.


Pemerintah Turki menyalahkan Fethullah Gulen, mantan sekutu Erdogan, yang diduga mendalangi kudeta gagal tersebut. Gulen yang dipaksa mengasingkan diri di Pennsylvania sejak 1999, sudah membantah terlibat dan mengutuk aksi kudeta tersebut

Baca Juga:  Turki Dirayu Tukar S-400 Dengan Rudal Patriot

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan