Turki Kembali Tangkap 53 Tentara Dengan Tuduhan Kudeta

Jaksa Turki mengeluarkan perintah penangkapan untuk 53 tentara atas dugaan keterkaitan dengan ulama ternama, Fethullah Gulen yang bermukim di Amerika Serikat. Pemerintah Turki menganggap Gulen sebagai dalang upaya kudeta di Turki tahun lalu.

Menurut media Turki, Anadolu Agency seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (7/11/2017), sebanyak 20 orang dari 53 tentara tersebut telah ditahan dalam serangkaian operasi yang digelar di 12 provinsi. Sebanyak 33 tentara lainnya masih terus diburu saat ini. Para tentara tersebut berpangkat sersan.

Sebelumnya pada Senin (6/11) waktu setempat, Kementerian Dalam Negeri Turki menyatakan, hampir 700 orang telah ditahan dalam sepekan sebelumnya atas dugaan keterkaitan dengan gerakan yang dipimpin Gulen, atau yang oleh pemerintah Turki disebut sebagai “Kelompok Teror Gulen”.

Sejak upaya kudeta di Turki pada Juli 2016 lalu, sekitar 50 ribu orang telah ditangkap karena dituduh terkait dengan gerakan Gulen. Selain itu sekitar 150 ribu orang telah dipecat atau diskors, termasuk tentara, polisi, guru dan pegawai negeri atas tuduhan yang sama.


Gulen yang mengasingkan diri ke Pennsylvania, AS sejak tahun 1999, telah membantah tuduhan keterlibatan dalam upaya kudeta di Turki. Gulen juga mengecam kudeta gagal pada 15 Juli 2016 yang menewaskan 240 orang tersebut.

Kelompok-kelompok HAM dan sejumlah sekutu Barat mengkhawatirkan Presiden Recep Tayyip Erdogan menggunakan kudeta tersebut sebagai dalih untuk menahan para pembangkang.

Baca Juga:  Pensiun Kapal Induk USS PELELIU Akan Digunakan Menampung Gelandangan

Sumber: detik.com

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan