Turki Kirim Lagi 2.100 Tentara Bayaran Asal Suriah Ke Libya

Dikutip dari Soutfront.org pada Jumat 24/04/2020, Turki kembali mengerahkan tentara bayaran baru, jumlahnya 2.100 orang ke di Libya, ungkap Observatory Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) pada 25 April.

Kelompok pemantau yang berbasis di London mengatakan saat ini jumlah warga Suriah yang jadi tentara bayaran Turki untuk menyokong Kubu Governemt National Accord (GNA) di Libya berjumlah 7.400. Sedangkan 2.500 lainnya sedang dilatih di Turki siap untuk ditempatkan di negara Afrika utara itu.

Sebagian besar tentara bayaran itu yang dikirim ke Libya itu berasal fraksi Ahrar al-Sharqiyah, Jaysh al-Sharqiyah dan Divisi Sultan Murad mereka dikerahkan untuk perang melawan LNA (Libya National Army) TNI-nya Libya dengan imbalan gaji bulanan.

Kelompok-kelompok lain yang pro Turki dan Anti Rezim Suriah, seperti Faylaq al-Rahman, menolak mengirim gerilyawan untuk berperang di Libya. Turki menekan kelompok itu dengan menunda dukungan untuk itu. Militan Al-Rahman belum menerima gaji mereka selama dua bulan, sejauh ini.

Sementara itu di medan perang Libya, banyak petempur dari Suriah itu tewas oleh Tentara Nasional Libya (LNA) di sekitar ibukota Libya, Tripoli. Menurut SOHR, jumlah tentara bayaran Suriah yang terbunuh di Libya telah meningkat menjadi 223.

Turki tampaknya menggunakan militan Suriah sebagai “makanan meriam” di garis depan paling keras Tripoli. Beberapa dari militan ini juga mengambil bagian dalam operasi ofensif yang dipimpin oleh pasukan GNA.