Turki Lancarkan Operasi Militer Peace Spring Ke Suriah Utara

Setelah melancarkan Operasi Militer Olive Branch (Cabang Zaitun) ke Afrin yang terbukti gagal Turki kembali mengulang petualanganya dengan menyerang wilayah Suriah Utara yang dikuasai oleh Etnis Kurdi dengan kode Operasi Peace Spring. Diberitakan oleh Huriyet Daily (9/10/2019) Operasi Militer ini bertujuan untuk membasmi Sayap Militer Kurdi yaitu YPG dan ISIS yang masih bercokol di Suriah Utara.

Menurut Presiden Erdogan “Dengan Operation Peace Spring, kita akan menghilangkan ancaman teror terhadap negara kita. Dengan ZONA AMAN yang akan kami bangun, kami akan memberikan pengembalian pengungsi Suriah ke negara mereka. Kami akan melindungi integritas wilayah Suriah dan menyelamatkan orang-orang di kawasan itu dari cengkeraman teror,”


Agar tidak dicap sebagai Agressor wilayah orang Kementerian Luar Negeri Turki yang dipimpin Oleh Mevlut Cavusoglu telah memberitahukan rencana Operasi Peace Spring ini kepada AS, Rusia, Inggris, Jerman, Prancis, Italia, Pihak NATO dan tentu saja Sekjen PBB Antonio Gutteres.

“Operasi Musim Semi dilakukan dibawah hukum internasional, Piagam New York dan Resolusi DK PB tentang perang melawan terorisme” Ungkap Menlu Turki Mevlut Cavosoglu.

Sebagai informasi Turki memiliki panjang perbatasan dengan Suriah sepanjang 911 Km namun celakanya di Perbatasan ini ada dua Organisasi yang dicap teroris oleh Turki yaitu YPG/PKK Kurdi dan ISIS, kedua organisasi ini terutama YPG Kurdi sering membuat ulah dengan melakukan tindakan terorisme di wilayah Turki.

Baca Juga:  Perangkat Komputer Kapal Induk India INS Vikrant Dicuri

Sumber: World Defense News

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan