Turki Lanjutkan Negosiasi Pembelian S-400 Rusia

Pasang surut hubungan Turki-Rusia tak mempengaruhi proses negosiasi pembelian sistem rudal pertahanan udara S-400 Triumf Rusia, Ankara dikabarkan akan melanjutkan lobi ke Moskow soal pembelian rudal S-400 ini. demikian dilaporkan oleh Army Recognition, 02/02/2017.

Sejak tahun 2016 Turki telah menyatakan minat pada sistem rudal pertahanan udara. Berbagai produsen dari berbagai negara yelah mengajukan penawaran. China dan Rusia pada barisan terdepan.

November 2016, Turki telah mengumumkan minat untuk mengakuisisi sistem rudal pertahanan udara S-400 buatan Rusia. Tapi sempat diralat karena melirik penawaran menggiurkan dari China. Sepertinya Turki telah mantab memilih S-400 Rusia dibanding produk sejenis dari Norinco China.


Turki saat ini juga sedang mengembangkan sistem pertahanan udara buatan dalam negeri, tetapi bisa memakan waktu yang lama. Untuk alasan ini, Turki sedang mempertimbangkan pengadaan alternatif.

Sejak bertahun-tahun lalu, Turki telah menghabiskan anggaran sebesar USD 3,4 – 4 milyar untuk sistem rudal pertahanan udara baru sebagai bagian dari program T-LORAMIDS.

Kompetisi T-LORAMIDS diluncurkan pada tanggal 1 Maret 2007, bawah Sekretariat Industri Pertahanan (SSM) Turki telam mengeluarkan Permintaan Informasi (RFIs) pertama. Pada saat itu mensyaratkan 4 sistem, tetapi di bawah Permintaan Proposal (RFP) terbaru yang diterbitkan oleh SSM pada bulan April 2009 jumlah sistem yang akan dibeli meningkat menjadi 12.

Dalam kompetisi selama 4 tahun yang melibatkan 4 penawar, pada saat itu tawaran Almaz-Antey S-300 dari Rusia menjadi yang pertama tereliminasi dari kompetisi saat Turki membuat pilihan mengejutkan dengan memilih tawaran FD-2000 China yang mengalahkan tawaran SAMP/T ASTER 30 dari konsorsium Franco-Eurosam Italia dan Patriot PAC-2 dari Lockheed Martin-Raytheon.

Baca Juga:  Sistem Infrared Search & Track F18 Super Hornet

Sistem pertahanan udara S-400 Triumf SA-21 adalah sistem rudal permukaan-ke-udara jarak jauh yang diproduksi oleh Almaz-Antey. Sistem S-400 Triumf dimaksudkan untuk menghadapi ECM, pesawat pengintaian, pesawat strategis dan taktis, rudal balistik taktis dan teater, rudal balistik jarak menengah dan aset serangan udara saat ini dan masa depan lainnya dengan jangkauan maksimum 400 km, dan ketinggian hingga 30 km.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan