Turki Nekad, Setelah S-400 Juga Akan Beli S-500 Dari Rusia

Meskipun beresiko mendapat embargo dari Amerika Serikat, Turki ternyata tak akan mundur selangkah dari rencananya membeli S-400 buatan Rusia.

Salah satu ancaman AS adalah akan membatalkan pengiriman pesawat F-35 yang sudah menjalani test flight. Presiden Donald Trump bahkan telah mengajukan RUU sebagai legal hukum untuk menghukum Turki dan setiap negara yang Pro Rusia.

Namun Turki malah berencana menambah pembelianrudal S-500 Prometey (Prometheus) dari Rusia.

“Kontrak pembelian S-400 dari Rusia sudah selesai. Kami tidak akan menolaknya dengan alasan dan kondisi apapun. Kami sudah mencapai kesekapatan dengan Rusia. Dan, kemungkinan akan ada produksi bersama. Kami juga mempertimbangkan opsi-opsi pembelian S-500 setelah S-400 ini,” ungkap Erdogan sepeti dilansir TASS.


Ia menambahkan, pada Juli tahun lalu dirinya telah menyampaikan saran kepada Presiden Vladimir Putin untuk memproduksi S-500 bersama dengan Turki. Namun, Erdogan tidak merinci tanggapan dari Presiden Rusia itu.

S-500 dirancang sebagai penerus S-400. Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu sebelumnya mengatakan bahwa sishanud dengan kemampuan jarak tembak sasaran udara hingga 600 km akan mulai dioperasikan oleh Angkatan Bersenjata Rusia tahun 2020.

Sementara itu dari pihak AS, Wakil Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Robert Palladino pada awal pekan ini mengatakan, AS akan melakukan penilaian ulang atas partisipasi Ankara dalam program jet tempur F-35. AS juga kemungkinan besar akan memberlakukan pembatalan pengiriman persenjataan masa depan kepada Turki.

Baca Juga:  Rusia Tawarkan Sukhoi SU-30SME Terbaru Khusus Untuk Negara ASEAN

Sumber: TASS, Sindonews.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan