Turki Tolak Keluar Dari Wilayah Irak Yang Kaya Minyak

Tentara Turki yang berkuasa di Irak

Pada hari Selasa, parlemen Irak menyetujui sebuah resolusi yang menyuarakan protes terhadap kehadiran militer Turki di Bashiqa, yang  terletak 19 mil timur laut dari Mosul. Anggota parlemen menuntut pemerintah untuk mengambil langkah-langkah hukum dan diplomatik yang diperlukan, termasuk bila perlu membekukan hubungan ekonomi antara kedua negara. Pihak Turki malah telah mengutuk resolusi dari parlemen Irak ini.

Dengan alasan memukul mundur para pemberontak Kurdi (PKK), militer Turki malah menguasai wilayah Irak yang dulu dikuasai oleh ISIS. Bahkan saat ini, Turki berencana mengontrol penuh kota Mosul, yang merupakan ladang minyak utama milik Irak.

Turki sendiri mengklaim bahwa pasukanya diperlukan untuk menjaga stabilitas wilayah Mosul dari gangguan ISIS. Sedang pihak Irak menuduh Turki berusaha menguasai ladang minyak Mosul dengan alasan memburu pemberontak Kurdi yang faktanya tak lagi eksis di sana.


Sejak ISIS semakin melemah, Turki memang harus mengamankan pasokan minyak. Selama ini Turki menikmati minyak murah meriah dari kelompok ISIS yang sangat membantu laju pertumbuhan ekonomi Turki yang fantastis.

Irak sendiri tak punya kemampuan untuk mengusir Turki dari Mosul, kekuatan militer mereka jauh dibawah mereka.

Sedangkan Amerika Serikat saat ini juga sedang berusaha memperbaiki hubungan dengan Erdogan setelah kasus kudeta militer yang gagal, mereka tak mau merusak hubungan yang mulai diperbaiki demi menjaga Turki dari pengaruh Putin, yang terus menggoda Erdogan untuk membangun aliansi Turki-Rusia demi menyaingi Uni Eropa.

Baca Juga:  Negara ASEAN Berencana Gelar Latihan Maritim dengan Militer AS

 

 

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan