UEA dan Rusia Teken Kontrak Pembelian Jet Tempur Sukhoi Su-35

Gelaran International Defence Expo (IDEX) 2017 di Abu Dhabi diwarnai kabar mengejutkan dengan pembelian pesawat tempur Sukhoi Su-35 oleh Uni Emirat Arab (UEA), pihak UEA dan Rusia bahkan telah menandatangani letter of intent (LOI) untuk pembelian jet tempur Sukhoi Su-35 (penamaan NATO: Flanker-E).

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh CEO perusahaan pertahanan Rusia ,Rostec, Sergei Chemezov mengatakan pada 28 Februari 2017.
“Letter of intent untuk pembelian pesawat Su-35 telah ditandatangani,” kata Chemezov seperti dilansir oleh armyrecognition.com sayangnya tidak disebutkan berapa jumlahnya.

Cukup mengejutkan karena selama ini negara-negara Arab di wilayah teluk lebih akrab dengan oesawat buatan Amerika Serikat, keputusan UEA ini cukup berani. Menurut keterangan CEO Rostec, pembicaraan mengenai Su-35 antara Rusia dan Uni Emirat Arab sudah terjalin intens sejak akhir 2015.

Menurut Chemezov, aekarang pihaknya sedang menanti keseriusan Brazil dan Indonesia yang juga tertarik pada jet tempur Su-35.

Direktur Rostec untuk Kerjasama Internasional dan Kebijakan Regional Viktor Kladov mengatakan pada pekan lalu bahwa kontrak untuk pesawat Su-35 rencananya akan ditandatangani dengan Indonesia “dalam waktu dekat.”

Pada bulan November 2015, Rusia dan Tiongkok menandatangani kontrak untuk pembelian 24 jet tempur multi-role Su-35. Kesepakatan itu diperkirakan bernilai lebih dari $2 miliar.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Rusia juga akan mengirimkan peralatan operasional darat dan mesin cadangan ke Tiongkok.

Posting oleh : Angga Saja
Sumber : airrecognition.com

1 Komentar

Tinggalkan Balasan