Ukraina Bantah Laporan Rudal Javelin Bermasalah

Laporan oleh beberapa kantor berita Rusia tentang dugaan adanya masalah dengan peluru kendali anti-tank (ATGM) Javelin yang baru-baru ini diterima oleh Ukraina, adalah tidak sesuai dengan kenyataan, kata pejabat Ukraina pada 6 Juli.

Perwakilan dari Dewan Keamanan Nasional dan Pertahanan Ukraina dan Kementerian Pertahanan Ukraina telah membantah keras berita yang diedarkan oleh beberapa media dan jejaring sosial tentang laporan palsu tersebut.

Laporan berita palsu tersebut, yang diterbitkan di jejaring sosial dan beberapa situs berita Rusia, menyebutkan bahwa ATGM Javelin yang dipasok AS memiliki masalah teknis dan pengembang rudal Ukraina melaporkan hal itu kepada Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina.


“Kremlin terus membentuk agenda anti-Ukraina … Sekarang yang menjadi sasaran selanjutnya adalah kerjasama militer-teknis Amerika-Ukraina,” – kata Dmytro Tymchuk, seorang wakil di parlemen Ukraina dan ahli urusan militer. “Kemarin, propagandis Rusia melalui jaringan sosial mulai menyebarkan berita palsu … mengenai surat yang mengkritik kondisi teknis dan karakteristik ATGM Javelin ATGM yang dipasok AS ke Ukraina.”


Pemerintah AS menyetujui penjualan rudal anti-tank Javelin pada bulan Maret dengan perkiraan biaya sekitar $ 47 juta dan rudal-rudal tersebut tiba di Ukraina pada akhir April. Paket bantuan pertahanan akan meliputi pengiriman 210 rudal Javelin dan 37 unit peluncur, dua di antaranya akan menjadi cadangan.

Sumber : defence-blog.com, unian.info, TSM by Angga

Baca Juga:  Vietnam Ekspor Radar Peringatan Dini ke Laos

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan