Upaya Amerika Atasi Problem Pesawat Siluman Yang Belum Bisa Ngobrol Antar Sesama

Angkatan Udara (AU) Amerika Serikat / USAF memulai proyek eksperimental Connect-A-Thon, yang tujuanya agar antara pesawat siluman bisa saling berkomunikasi dan bertukar data dengan aman. Selama ini antara wahana siluman itu belum terkoneksi karena bisa menganggu fungsi siluman anti radar.

Pada tanggal 12 November 2019, Assistant Secretary of the Air Force for Acquisition, Technology, and Logistics Will Roper mengumumkan bahwa USAF akan memulai serangkaian rapid experimentation bertajuk “Connect-A-Thon”.

Rentetan eksperimen yang akan dilakukan setiap empat bulan mulai Desember nanti ini bertujuan untuk mengidentifikasi fleet pesawat yang memiliki isu komunikasi, mengundang masukan dari luar dan dalam Pentagon untuk menawarkan solusi, kemudian menguji masukan tersebut dalam eksperimen nyata. Akan ada proses proposal dimana maturitas teknologi dibandingkan dengan keuntungan yang akan diberikan terhadap warfighter.

Eksperimen pertama yang akan dilakukan oleh North American Aerospace Defense Command dan U.S. Northern Command adalah eksperimen untuk menghubungkan F-22 Raptor dan F-35A Lightning II menggunakan drone Loyal Wingman XQ-58A Valkyrie. Valkyrie nantinya akan menghubungkan kedua pesawat tersebut dengan data link baru bernama GatewayOne, yang memungkinkan dilakukannya pertukaran informasi tanpa mengurangi kemampuan stealth.

Salah satu isu yang dihadapi USAF sekarang adalah F-22 dan F-35 belum bisa berkomunikasi satu dengan yang lain secara efektif. Kedua pesawat tersebut menggunakan data link khusus dengan kapabilitas low probability of intercept/low probability of detection (LPI/LPD), yang menyulitkan lawan untuk mendeteksi transmisi maupun melacaknya ke sumber awal. F-22 memakai Intra-Flight Data Link (IFDL) yang hanya bisa dipakai untuk berbagi informasi antar-Raptor. F-22 hanya dapat menerima input lewat jaringan non-stealth Link 16. F-35 dengan Multifunction Advanced Data Link (MADL) tidak dapat berbagi data dengan pesawat yang tidak memiliki sistem ini, meskipun F-35 dapat berbagi dan menerima data lewat Link 16. Untuk saat ini, USAF berencana untuuk mengintegrasikan MADL ke B-2 Spirit dan B-21 Raider.

Baca Juga:  Rusia Upgrade Helikopter Mi-28 Night Hunter

Meskipun Lockheed Martin telah mendemonstrasikan bahwa F-22 dan F-35 bisa bertukar data lewat Link 16 dalam Project Missouri tahun 2013, ini belum menjadi kapabilitas standar untuk semua pesawat di fleet.

GatewayOne akan berperan sebagai transfer node untuk informasi yang lewat di antara IFDL F-22 dan MADL F-35, maupun pesawat lain yang membawa MADL di masa depan. Bulan Dsesember nanti, USAF akan melaksanakan eskperimen sebagai proof of concept bahwa hal ini memang dapat dilakukan. Rencananya GatewayOne akan dipasang di test stand di darat, lalu Raptor dan Lightning II diterbangkan dan akan mengirim informasi satu dengan yang lain. Jika GatewayOne bekerja dalam tes ini, di bulan April 2020 USAF akan memasangnya di XQ-58A Valkyrie untuk uji coba di udara.

Kerjasama antara F-22 dan F-35 sangatlah penting. Kedua pesawat memiliki sensor suit yang kuat dan banyak untuk mengumpulkan informasi dalam jumlah besar, serta memberikan pilot gambaran battlespace yang lengkap. Pesawat stealth juga dapat menggunakan komunikasi LPI/LPD saat melakukan penetrasi ke area lawan untuk mengoper informasi target kepada aset lain di garis belakang, yang kemudian dapat meluncurkan senjata standoff melawan sasaran. Selain itu, pesawat stealth juga dapat mengandalkan informasi dari pihak ketiga untuk meminimalisasi output dari emitternya sendiri dalam rangka mengurangi kerentanan.

Akan lebih baik lagi jika nanti kapabilitas komunikasi F-22 dan F-35 tersebut sudah dipasang di XQ-58A. Valkyrie dapat menjadi platform komunikasi dan data relay low-cost dalam lingkungan dengan ancaman tinggi, dan memungkinkan informasi MADL/IFDL dikomunikasikan secara over-the-horizon. Terakhir, relevan dengan peran Loyal Wingman yang diemban drone tersebut, F-22 dan F-35 dapat bertukar satu atau lebih wingman dalam misi.

Baca Juga:  Tochnost Senapan Runduk Terbaru Rusia Dengan Akurasi Tingkat Tinggi

Sumber:

Lighting Ii Chan/Hex

https://www.thedrive.com/the-war-zone/30988/air-force-wants-its-xq-58a-valkyrie-drone-to-help-f-22s-and-f-35s-talk-to-each-other

https://www.c4isrnet.com/air/2019/11/12/us-air-force-to-link-f-35-with-f-22-in-connect-a-thon-experiment/

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan