Upgrade 10 Jet Tempur F-16A/B Ditargetkan Selesai Pada 2024

Pesawat tempur F-16 A/B adalah F-16 yang pertama kali dimiliki TNI AU.
Pesawat ini dibeli melalui Project Bima Sena I, pada masa Presiden Soeharto, akhir tahun 1980-an.

Project Bima Sena I pembelian F-16 Block-15 ini mendarat pertama kali pada 12 Desember 1989 di tanah air. 

Karena usia yang tua, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna telah menginstruksikan untuk mempercepat upgrade-nya melalui proyek Enhanced Mid-Life Update (eMLU) The Falcon Structural Augmentation Rodmap (Falcon STAR) yang dijalankan sejak September 2017.

Satu F-16 A/B telah berhasil melalui uji terbang. KSAU berharap seluruh F-16 generasi pertama ini bisa dupgrade semuanya pada tahun 2024

“Harapannya, seluruh F-16 setara dengan yang dimiliki negara lain,” kata dia usai menyaksikan uji terbang satu pesawat F-16A/B Block 15 yang di Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Magetan, Selasa (18/2).

Sebanyak empat jet tempur F-16A/B yang sudah berumur 30 tahun masuk ke hanggar Skadron Teknin 042 Lanud Iswahjudi untuk di-upgrade, total ada 8 sisanya sedang menunggu.

Yuyu menuturkan, sebanyak empat pilot segera diberangkatkan ke Amerika Serikat untuk meningkatkan kemampuan mengoperasionalkan jet tempur setelah di-upgrade. Setelah masa pendidikan cukup, penerbang itu akan kembali ke Indonesia.

“Kembali ke sini akan menerbangkan pesawat yang tadi (diuji terbang),” tuturnya.

Upaya itu sebagai persiapan melakukan uji terbang sendiri pascaproses pembaruan pesawat F-16 rampung dijalankan para teknisi TNI AU.