Usai Latihan TROPEX 2019, India Sebar Kapal Perang ke Perairan Di Kawasan

Puluhan kapal perang, kapal induk, dan kapal selam milik Angkatan Laut India telah dikerahkan ke seluruh penjuru wilayah perairannya di tengah meningkatnya ketegangan dengan Pakistan.

Dikonfirmasi Angkatan Laut, sebagian besar armada tersebut sebelumnya dikerahkan dalam latihan militer gabungan terbesar India, TROPEX 2019.

Latihan militer yang dimulai pada Januari 2019 itu melibatkan Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.


Setelah latihan militer selesai pada awal Maret, Angkatan Laut tidak menarik armadanya, tetapi langsung menempatkannya di titik-titik strategis wilayah perairannya.

Di antara kapal yang dikerahkan termasuk kapal induk buatan Rusia, INS Vikramaditya, puluhan kapal perang, dan sejumlah kapal selam nuklir.

Langkah penempatan armada Angkatan Laut yang berisiko menambah ketegangan dengan Islamabad tersebut disebut dilakukan untuk mencegah, menghalangi, dan menggagalkan setiap tindakan yang mengancam dari Pakistan di wilayah maritimnya.

“Setelah menyelesaikan program latihan militer, armada dengan cepat dikerahkan ke mode penyebaran operasional,” kata pernyataan Angkatan Laut India dikutip Russian Times, Senin (18/3/2019).

Tidak diketahui kapan pastinya penyebaran armada Angkatan Laut India tersebut dan sampai kapan akan dilakukan.


Selain kapal induk, juga tampak kapal selam perang kelas Akula, INS Chakra yang disewa India dari Rusia, juga terdapat kapal buatan lokal, INS Arihant, yang dilengkapi 12 rudal balistik.

Pengerahan armada Angkatan Laut India, termasuk kapal selam itu, kembali mengingatkan akan insiden pencegatan yang sempat dilaporkan Pakistan pada awal Maret lalu.

Baca Juga:  Operasi Bocor, Navy Seal Terjebak Baku Tembak 2 Jam

Saat itu, Angkatan Laut Pakistan mengklaim telah menghalau dan mengusir kapal selam India yang ingin memasuki wilayah perairan Pakistan.

Klaim itu dibantah New Delhi dengan menyebutkan itu sebagai bentuk propaganda dan kesalahan informasi.

Ketegangan antara India dan Pakistan meningkat sejak Februari yang dipicu serangan teror bom bunuh diri yang menyasar parade paramiliter di wilayah Kashmir India dan menewaskan 40 orang. Wilayah Kashmir yang masih masuk dalam pegunungan Himalaya itu diklaim kedua negara dan telah menjadi sumber tiga kali peperangan antara India dan Pakistan sejak 1947.

Sumber: kompas.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan