USS Zumwalt Kembali Alami Gagal Mesin

​USS Zumwalt (DDG 1000) untuk kali kedua mengalami kerusakan mesin. Kapal destroyer paling mahal dan paling canggih milik AL Amerika Serikat ini mengalami kerusakan dalam pelayaran pulang perdananya.

Kapal perang USS Zumwalt (DDG 1000) yang memiliki panjang hampir 186 meter dengan bobot 15.000 ton itu dibangun dengan biaya hampir 4,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 60,6 triliun.

Harga pembuatan kapal itu begitu mahal karena kapal perang ini dibuat dengan bentuk yang tidak konvensional agar tak mudah dideteksi radar musuh. Sangking mahalnya dan karena keterbatasan dana militer Amerika Serikat akibat krisis. Beberapa senjata gagal dipasang di kapal canggih ini. 

Kapal canggih ini dijuluki “kapal siluman perusak” dan dikomandani seorang kapten bernama James Kirk, sama dengan nama kapten kapal Enterprise dalam film Star Trek.

Pada Senin (21/11/2016), di saat USS Zumwalt (DDG 1000) melintasi Terusan Panama, kapal itu mengalami malfungsi mesin dan harus ditarik ke pelabuhan terdekat.


Kapal ini dibangun di Bath, negara bagian Maine dan resmi bertugas bulan lalu di Baltimore, Maryland.

USS Zumwalt (DDG 1000) sedang dalam perjalanan menuju San Diego, kota yang akan menjadi pangkalanannya.


Menurut Defense News, kapal canggih itu harus ditarik hingga ke pintu Pasifik Terusan Panama dan kini berada di Pangkalan AL Amerika Serikat Rodman di Panama, untuk menjalani perbaikan.

Baca Juga:  Meski Dikecam, Inggris Tetap Jual 48 Jet Tempur Eurofighter Typhoon ke Arab Saudi

Ini bukan kali pertama USS Zumwalt (DDG 1000) mengalami kerusakan. Beberapa bulan lalu, saat menjalani uji layar pertamanya di laut, kapal ini mengalami kebocoran di sistem aliran minyak.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan