Vietnam Borong Senjata Dari Rusia Senilai 1 Milyar Dollar

Pemerintah Vietnam telah mengajukan permintaan pembelian sejumlah persenjataan dan layanan militer dari Rusia. Jumlah pembelian yang dilakukan Hanoi bahkan mencapai nominal 1 miliar dolar AS.

Dilaporkan kantor berita Rusia, TASS, proposal pembelian tersebut dilakukan Vietnam demi untuk mendukung kemampuan pertahanannya.

“Kami memiliki portofolio pesanan senilai lebih dari 1 miliar dolar AS (sekitar Rp 14 triliun),” kata Kepala Layanan Federal Rusia Urusan Kerja Sama Militer Teknis, Dmitry Shugayev, seperti dikutip kantor berita TASS.

Laporan pemesanan persenjataan militer tersebut menyusul kunjungan yang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong, di Rusia.

Meski demikian tidak disebutkan secara detail persenjataan apa saja yang dipesan oleh Vietnam dari Rusia. Hubungan antara kedua negara dapat dikatakan cukup dekat selama beberapa dekade terakhir, dengan Rusia sebagai pemasok persenjataan terbesar untuk Vietnam. Selain itu, perusahaan-perusahaan Rusia banyak yang terlibat dalam proyek energi di Vietnam.

Pemerintah Vietnam sebelumnya juga telah membeli enam unit kapal selam penyerang canggih, yang disebut Kilo. Selain itu juga sejumlah kapal perang, jet tempur dan peralatan militer lainnya dari Rusia.

“Kedua pihak juga telah mengkonfirmasi komitmen untuk terus mengembangkan hubungan kerja sama militer mereka,” kata Partai Komunis Vietnam dalam pernyataannya pada Jumat (7/9/2018), menyusul pertemuan antara Trong dengan Presiden Vladimir Putin.

Vietnam diketahui telah menjadi salah satu negara importir persenjataan paling aktif di dunia dalam beberapa tahun terakhir, di tengah klaim teritorial sepihak yang dilakukan China di Laut China Selatan.

Baca Juga:  AS Dikeroyok di DK PBB Soal Yerussalem Jadi Ibu Kota Israel

Perusahaan-perusahaan Vietnam dan Rusia turut menandatangani sejumlah perjanjian kerja sama selama kunjungan Trong, di antaranya tiga perjanjian kerja sama di bidang perbankan. Demikian disampaikan pemerintah Vietnam, dilansir SCMP.


Sumber: kompas.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan