Vladimir Putin Jadi Presiden Rusia Lagi Tanpa Partai

Vladimir Putin kembali terpilih menjadi presiden Rusia untuk keempat kalinya. Dia memenangkan pemilu dengan telak, meraih 75% suara

Dua calon presiden lainya dari partai komunis lainnya, yaitu Pavel Grudinin (13%) dan partai nasionalis Vladimir Zhirinovsky (6%). Sedangkan Putin, maju tanpa sokongan partai.

Melihat hasil perolehan suara, Putin tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. Dia mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya atas dukungan mereka. Hal itu dia sampaikan dalam pidato kemenangannya dari atas panggung di dekat Lapangan Merah Moskow.


Kepada para pendukungnya, Putin mengatakan, hasil perolehan suara dalam pilpres tersebut merupakan pengakuan atas apa yang telah dia dicapai dalam beberapa tahun terakhir, terlepas dari kondisi sulit yang dihadapi Rusia. Putin menyerukan bahwa Rusia memiliki masa depan yang cerah jika rakyatnya tetap bersatu.

“Sangat penting untuk menjaga persatuan ini. Kami akan memikirkan masa depan Tanah Air kami yang agung,” kata Putin, sebelum memimpin kerumunan pendukungnya, seperti dilansir Reuters, Senin (19/2/2018).


Putin sebelumnya menjabat Presiden Rusia selama tiga periode, yakni pada 2000 hingga 2004, 2004 hingga 2008, dan 2012 hingga 2018. Putin juga diketahui menjabat sebagai Perdana Menteri Rusia dari tahun 1998-2000.

Sampai 2018 Putin sudah berkuasa memimpin Rusia selama 20 tahun. Dengan kemenangan ini, dia akan memimpin selama 26 tahun. Benar-benar menjadi “Tsar” baru yang membawa negeri beruang merah bangkit.

Baca Juga:  Kapal Induk Amerika Ditemukan Setelah Tenggelam 76 Tahun

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan