Video Tarian Komando Ala Grup Gerak Khas Tentara Diraja Malaysia

Pasukan Grup Gerak Khas (GGK) Tentara Diraja Malaysia adalah Kopassus-nya Malaysia. Pasukan baret hijau Malaysia ini adalah pasukan elite berkualifikasi komando dan antiteror kebanggaan negeri Jiran.

Namanya pun cukup mentereng di dunia Internasional, salah satunya saat Mogadishu Somalia tahun 1993. Saat helikopter Black Hawk Amerika ditembak jatuh milisi. GGK punya andil besar menyelamatkan Ranger Amerika yang telah dikepung oleh milisi Somalia.

Pasukan komando ini pertama dibentuk tahun 1965. Saat itu mereka dilatih 40th British Royal Marines Commando. Dari 300 sukarelawan, hanya 15 orang yang lulus pendidikan komando. Merekalah yang akhirnya mengembangkan GGK.

Latihan bagi GGK ini cukup berat dengan tingkatan sebagai berikut:

1. Latihan Dasar

Tulisan besar ‘DATANGMU TIDAK DIUNDANG, JIKA RAGU SILA PULANG’ akan menyambut setiap calon pasukan komando di Kem Sungai Udang Melaka

Tahap awal, para calon prajurit komando Malaysia akan menghadapi latihan dasar yang dinamakan ‘Latihan Pemanas Badan’. Selama lima minggu mereka akan digodok supaya menjadi prajurit yang tak kenal kasihan pada musuh. Di tahap awal mereka belajar menggunakan aneka senjata. Bahan peledak, orientasi medan maupun meluncur dari tebing dan helikopter.

2.Latihan Survival
Latihan selanjutnya adalah survival atau Ikhtiar Hidup. Semua pasukan komando dituntut jago bertahan hidup di segala medan dengan perbekalan seadanya. Prajurit komando harus hidup dari tumbuh-tumbuhan dan berburu di hutan untuk menyambung hidup mereka. Selama tiga minggu calon anggota Grup Gerak Khas terus bergerak ke target yang ditentukan.

Baca Juga:  Pesawat Tempur F-16 Amerika Terbakar Saat Terbang di Jepang

ggk5

3.Pertempuran laut.
Setelah survival, calon pasukan komando Malaysia kembali ke Kem Sungai Udang untuk menghadapi latihan tahap laut. Mereka dilatih berenang ke dasar laut, penyerangan amfibi serta menggunakan perahu karet atau kayak.

4. Latihan Terjun
Pasukan komando atau pasukan elite rata-rata memiliki kemampuan terjun payung. Pasukan Gerak Khas Malaysia pun memiliki kualifikasi lintas udara. Artinya setiap personelnya minimal memiliki kemampuan terjun statik atau para dasar.

5. Escape and Esvasion
Pelatihan ini dinamakan Escape & Evasion (E&E) oleh pasukan Grup Gerak Khas Malaysia.

Mula-mula para siswa komando melakukan serangan. Setelah itu mereka harus meloloskan diri. Para pelatih akan memburu mereka sampai dapat. Jika tertangkap, para siswa komando akan dihajar habis-habisan. Mereka diperlakukan seperti tawanan perang yang tertangkap. Mulai dipukuli, disetrum, hingga aneka siksaan harus diterima tanpa menyerah atau membocorkan rahasia.

Ini video tari khas komando ala GGK tiap lepas tamat pendidikan

 

 

 

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan