Walau Diancam AS, India Tetap Beli 2 Kapal Siluman Rusia Tanpa Memakai Dollar

India telah menandatangani kontrak senilai 950 juta dolar dengan Rusia untuk pembelian dua frigat siluman kelas Krivak III yang telah diupgrade.

Kontrak ‘government-to-government’ ditandatangani antara India dan United Shipbuilding Corporation Rusia pekan lalu untuk memasok dua frigat siluman setelah dua tahun negosiasi, kata seorang pejabat Departemen Pertahanan India.

Kesepakatan itu muncul setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi India pada 5 Oktober dan National Democratic Alliance yang berkuasa di India membuat kesepakatan senilai $ 5,43 miliar dolar untuk pembelian lima sistem rudal S-400 Triumf Rusia meskipun ada keberatan dari sekutunya Amerika Serikat.


Pejabat Departemen Pertahanan mengatakan bahwa pengadaan frigat akan menggunakan mata uang Rupee-Rubel alih-alih menggunakan dolar AS untuk menghindari sanksi Amerika terhadap perusahaan pertahanan Rusia di bawah CAATSA, atau Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act.


Frigat dibangun oleh Yantar Shipyard Rusia dan akan didukung oleh mesin turbin gas Ukraina. Frigat ini akan dilengkapi dengan radar, sonar, perlengkapan komunikasi dan sistem rudal anti-kapal BrahMos buatan India, kata seorang pejabat Angkatan Laut India. Kapal-kapal itu diharapkan akan dikirimkan pada akhir tahun 2022, tambah pejabat itu.

India dan Rusia menandatangani perjanjian pada Oktober 2016 untuk pembelian dan pembangunan empat frigat siluman kelas Krivak III tambahan yang diupgrade, di mana dua frigat akan langsung dipasok oleh Rusia dan dua lainnya dibangun di Goa Shipyard Limited milik India dengan transfer teknologi.

Baca Juga:  China Gabung dengan AS dan Jepang Melawan Korut

Kontrak terpisah akan ditandatangani tahun depan untuk pembangunan dua frigat siluman yang serupa di India.

Kapal Krivak III 4.000 ton dapat menampung dua helikopter multiperan dan akan digunakan untuk misi peringatan dini anti-kapal selam dan udara.

India telah membangun tujuh versi dasar frigat siluman kelas Krivak di bawah skema 17A Navy’s Project 17A di galangan kapal milik negara Mazagon Dock Limited, dan Garden Reach Shipbuilders and Engineers.

Angkatan Laut India saat ini memiliki kekuatan armada 140 kapal perang, dengan rencana untuk meningkatkan jumlah itu menjadi 198 pada 2027.

Sumber: TSM/Efran Syah/Kompas.com

1 Komentar

Tinggalkan Balasan