Walau Diembargo, Iran Berhasil Merawat F-14 Tomcat Tetap Optimal

Di Iran di bawah kekuasaan Dinasti Shah adalah sekutu dekat Amerika Serikat (AS). Sangking akrabnya, Iran mendapat alat tempur nomer wahid di masa tersebut dari paman Sam, salah satunya adalah Pesawat Tempur F-14 Tomcat.

Keadaan berubah saat revolusi Iran di dekade 1980-an bergulir yang dipimpin oleh Khomenei. Kekuasaan Dinasti Shah tumbang digantikan oleh sistem pemerintahan Republik Islam sampai sekarang.

Dalam proses revolusi tersebut. Kedutaan besar AS diserang. Hubungan kedua negara juga terus memburuk yang berujung pada embargo ekonomi dan militer.


Kendati diembargo, Iran berhasil merawat pesawat F-14 Tomcat dan tetap fit optimal sampai sekarang. Padahal di AS, pesawat ini sudah pensiun, lalu darimana Iran mendapat pasokan suku cadang? entahlah…

Yang pasti, selain berhasil merawat F-14 Tomcat. Iran juga mampu melakukan upgrade pada sistem avioniknya secara mandiri. Termasuk penambahan rudal rudal baru yang bisa digendong oleh si Tomcat ini


Dalam kontrak pembelian pesawat F-14 ini pada masa Shah. Iran membeli 80 unit pesawat lengkap dengan 714 Hughes (sekarang Raytheon) rudal AIM-54A. Namun karena keburu kena embargo, hanya 79 pesawat yang terkirim.

Iran adalah satu-satunya negara di luar AS pengguna F-14 Tomcat. Berkat pesawat ini, Iran berhasil mengalahkan Irak dalam perang Iran-Irak di akhir dekade 1980-an. Irak sendiri saat itu diperkuat pesawat buatan Perancis.

Baca Juga:  Israel Berusaha Cegah Pembelian F-35 Uni Emirat Arab

Semua jet tempur Tomcat milik Iran selalu dalam kondisi siap tempur yang terparkir di Tactical Fighter Base 8, Eshahan, yang juga merupakan pusat kota di Iran.

Latihan-latihan tempur rutin menggunakan Tomcat pun terus dilakukan oleh Angkatan Udara Iran sehingga semua Tomcat selalu dalam kondisi siap menjalankan misi tempur apapun, Fully Mission Capable (FMC), baik dari sisi persenjataan maupun kemampuan avioniknya.

Iran memang telah mengupgrade Tomcat-nya dengan avionik baru dan senjata baru, tetapi diketahui hanya sedikit F-14 Teheran yang kondisinya layak terbang – mungkin hanya 20-30 pesawat. Namun, selain 20 MiG-29 Fulcrum buatan Rusia, Tomcat adalah pesawat tempur Iran yang paling harus diwaspadai. Jika terjadi perang, F-14 Tomcat akan menjadi garis pertahanan pertama Iran melawan serangan AS.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan