Wapres Perintahkan Serangan Balik Pada OPM Setelah Gugurnya Personel di Papua

Wapres Jusuf Kalla memberi perintah untuk melakukan serangan balik pada Kelompok Separatis OPM setelah gugurnya satu personel Polri di Papua.

Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Inf. Dax Sianturi mengatakan, TNI siap mempertahankan kedaulatan Indonesia, khususnya Papua, meski kelompok bersenjata terus menyerang. Dax menegaskannya usai Wakil Presiden Jusuf Kalla memerintahkan TNI dan Polri melakukan serangan balik pasca kematian Brigadir Polisi Satu atau Briptu Hedar.

Menurut Dax, JK menyatakan harapannya akan ada serangan yang menimbulkan efek jera terhadap gerombolan kriminal bersenjata tersebut. “Sebagai prajurit tentunya Kodam XVII/Cenderawasih siap untuk mempertahankan kedaulatan negara,” ujar Dax dalam keterangan tertulis, Selasa 13 Agustus 2019.

Hedar tewas dengan luka tembak di belakang kepala di Kabupaten Puncak, Papua, pada Senin, 12 Agustus 2019. Sebelum peristiwa itu, Hedar ditelepon oleh seseorang.

Panggilan itu yang membuat Hedar dan rekannya, Bripka Alfonso Wakum, dengan mengendarai motor menuju Kampung Usir, dekat Kampung Mudidok. Namun, di tengah perjalanan, ada seorang warga lainnya yang memanggil nama Hedar.


Panggilan itu membuat Hedar dan Alfonso berhenti. Hedar pun menghampiri orang yang memanggilnya.


Tiba-tiba, dari dalam semak muncul sekelompok warga yang diduga anggota kelompok bersenjata. Briptu Hedar disergap dan dibawa tanpa bisa melakukan perlawanan. Belakangan diketahui Hedar ditembak mati di bagian kepala belakang.

Sumber: tempo.co

Baca Juga:  Kata Kapuspen TNI Soal Tentara Amerika Yang Menonton HUT TNI ke-72

1 Komentar

  1. OPM atau kkb harus diberantas habis demi nkri. TNI pasukan terlatih dan bersenjatakan teknologi canggih harus bisa.membuktikan diri menangkap mereka.hidup atau mati. Lobatkan semua teknologi yg ada sekaligus dipakai sebagai medan tempur sesungguhnya. Agar kkb atau opm tidak sombong atau mempermainkan negara indonesia. Bravo TNI

Tinggalkan Balasan