Wiranto: Memberantas Teroris Tanpa Melibatkan TNI, Indonesia Pasti Menyesal

Latgab Tri Matra Gultor TNI rutin dilaksanakan. Foto: Paskhas TNI

Pemerintah dan DPR bersepakat untuk merevisi Undang-Undang (UU) Nomor 15 Tahun 2003 tentang Peberantasan Tidak Pidana Terorisme. Dalam revisi tersebut, Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan dilibatkan. Ini yang memang menimbulkan polemik, terutama dari aktivisi Hak Asasi Manusia (HAM) yang menolak keterlibatan TNI dalam memberantas teroris.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menyatakan, TNI perlu dilibatkan dalam penanggulangan dan pemberantasan terorisme. “Ketimbang kita tidak melibatkan TNI, kita akan menyesal suatu saat,” ujar Wiranto di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (23/12).

Mantan Panglima ABRI itu menambahkan, saat ini jumlah polisi kurang dari sejuta. Karenanya, kekuatan Polri dalam menghadapi terorisme akan lebih banyak jika dibantu TNI. TNI sendiri memiliki banyak satuan anti penanggulangan teroris (Satgultor) di setiap matra yang siap digunaka dengan reputasi mentereng yang menjadi rujukan bagi negara lain.

“Sekarang jumlah polisi kita belum sejuta. Ini dibandingkan jumlah penduduk kita 250 juta lebih, jadi pelibatan TNI itu penting untuk membantu rasio,” katanya.

Selain itu, Wiranto juga meminta bisa bertindak lebih cepat dalam menyelesaikan revisi UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Menurut dia, saat ini pergerakan teroris sudah semakin masif sehingga membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. “Karena terorisme tidak akan menunggu sampai UU itu selesai. Revisi itu membuat penegak hukum bekerja lebih cepat dan bisa mengurangi,” ujar Wiranto.

Baca Juga:  Indo Defence 2016: Peluang Gripen Mengambil Hati Rakyat Indonesia

Mantan menteri pertahanan dan keamanan itu juga mengingatkan, aparat keamanan tidak mungkin menindak teroris tanpa payung hukum. “Karena tidak mungkin aparat yang kita tugasi menindak terorisme dengan tangan terikat,” pungkasnya. (jpnn)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan