Zubr Class, “Hovercraft” Terbesar di Dunia Milik AL Rusia

Dengan perkembangan industri militer yang luar biasa, semua negara berlomba-lomba untuk bisa menciptakan peralatan terbaiknya untuk menunjang sektor militer.

Salah satunya adalah mengembangkan kapal yang bisa melewati berbagai macam medan.

Hovercraft merupakan kapal segala macam medan yang melaju di atas bantalan udara (air cushion). Kapal semacam ini mampu melintasi salju, rawa-rawa, laut, dan bahkan padang rumput yang luas atau stepa.

Dengan menggunakan bantalannya, kapal ini memiliki kelebihan daripada jenis kapal lainnya.

Negara yang mengembangkan kendaraan “serba besar” salah satunya adalah Rusia, yang juga menciptakan hovercraft untuk keperluan militernya. Kapal ini berjuluk Zubr Class.

Pengembangan kapal Zubr dimulai pada 1978, dengan perusahaan pembuatan kapal Feodosia. Pengembangan kapal ini untuk menghentikan dan mengatasi unit-unit serangan amfibi (seperti marinir dan tank) serta ranjau-ranjau angkatan laut.

Kapal keluaran pertama tergabung dengan Angkatan Laut Rusia pada 1988. Ada sembilan kapal kelas ini dalam dinas aktif di seluruh dunia yang digunakan oleh Rusia, Ukraina dan Yunani.

Kemudian, China juga menginginkan produk kapal ini untuk melengkapi angkatan lautnya. Empat kapal dipesan China pada 2012.

Sampai saat ini, ada sekitar 10 Zubr Class yang digunakan dalam dinas militer Rusia, Ukraina, Yunani, dan China.

Struktur dan fungsi

Strukturnya memiliki daya tahan yang kuat yang mampu mengangkut kendaraan lapis baja. Dalamnya tersedia sistem ventilasi, AC dan pemanas dipasang di sekat/pintu kedap air pada ruang pasukan dan di ruang tinggal awak.

Baca Juga:  Rusia dan China Siapkan Teknologi Untuk Membutakan Satelit Militer AS


Kapal memiliki panjang 57 meter dengan berat kosong 340 ton. Kendaraan ini juga dilengkapi dengan lapisan besi ringan untuk memberikan tingkat perlindungan bagi awak dan pasukan melawan amunisi ledakan, serta efek senjata pemusnah massal.

Bagi awak dan personel juga disediakan masker gas individu dan perlengkapan perlindungan.

Tak hanya itu saja, Kapal ini juga mempunyai sistem aktif untuk mengimbangi medan magnet yang dihasilkan oleh kapal dan material yang diangkut, sehingga kapal masih bisa tetap stabil walau menampung banyak amunisi.

Zubr memiliki jelajah jangkauan mencapai 483 kilometer dengan kecepatan maksimalnya 102 kilometer per jam.

Kapal ini dapat membawa hingga 130 ton kargo, tiga tank tempur menengah seperti tank T-80B, atau delapan kendaraan tempur infanteri BMP-2, atau sepuluh kendaraan pengangkut lapis baja BTR-70, atau 360 pasukan pendaratan amfibi yang lengkap.

Sedangkan kecepatan maksimal ketika dalam kondisi kosong adalah 111 kilometer per jam dan mampu membersihkan halang rintang setinggi 1,5 meter baik di darat atau laut.

Persenjataan

Sistem artileri AK-630 Sistem artileri AK-630(naval-technology) Kapal ini dilengkapi dengan dua peluncur roket stabil, empat sistem rudal pertahanan udara portabel Igla-1M, dan dua AK-630 30mm gun otomatis.

Sistem artileri AK-630 memberikan pertahanan terhadap serangan udara berawak dan tak berawak, termasuk rudal anti kapal laut, target laut, target pantai ringan dan ranjau mengambang.

Baca Juga:  DongFeng DF-3 Rudal Nuklir Andalan Arab Saudi

Selain itu juga terdapat senapan otomatis , model AO-18 memiliki laju tembakan 5.000 putaran per menit.


Sumber: Naval Technology, GlobalSecurity.org, GearPatrol, TSM

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan