2020 LAPAN Targetkan Roket Sonda 3 Tingkat dan Rudal Subsonic

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan Universitas Pertahanan (Unhan) menargetkan pada tahun 2020 ini Indonesia sudah mampu menguasai teknologi roket sonda 3 tingkat dan roket kendali low altitude high subsonic.

Target itu diungkap dalam acara webinar ‘Teknologi Roket’ yang digelar atas kerjasama antara Pusat Teknologi Roket (Pustekroket) LAPAN dan Unhan, Selasa, 22 September 2020.

“Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2017, pada periode 2016-2020 Indonesia melakukan pengembangan roket sonda 3 tingkat hingga diameter 550 mm dan roket kendali low attitude high subsonic,” kata Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Amrullah Oktavian.

“Pada periode yang sama, melakukan uji terbang roket cair non cryogenic thrust 1000-2000 kgf, uji terbang roket sonda muatan sensor atmosfer, dan peningkatan fasilitas produksi dan pengujian,” tambahnya seperti dikutip dari tempo.co.

Kemudian pada periode 2020-2025, Indonesia memiliki target terlaksananya pengembangan teknologi roket sonda dengan jelajah 30 km. Periode 2026-2030 beroperasinya roket sonda dengan jelajah 300 km dan mulainya rancang bangun teknologi roket pengorbit satelit low earth orbit.

“Sementara periode 2031-2035, tersedianya prototipe roket pengorbit satelit low earth orbit, dan periode 2036-2040 terlaksananya peluncuran roket pengorbit satelit earth orbit,” kata Amrullah yang juga ahli spesialisasi anti-kapal selam itu.

Teknologi roket yang dimiliki negara, Amrullah berujar, membuat negara memiliki tingkat kemandirian dalam peluncuran satelit, baik untuk keperluan sipil dan kepentingan pertahanan negara.

Channel Militermeter

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan