Ada 18.000 Etnis China Di Militer AS Selama Perang Dunia II

Amerika Serikat adalah negara paling plural dengan berbagai etnis dan ras. Termasuk para prajurit yang berperang di medan laga.

Dalam perang dunia II, AS sudah diperkuat oleh warga ras kulit kuning, ada warga keturunan Jepang dan China.

Selama Perang Dunia II, ada sekitar 18.000 keturunan China yang menjadi personil di U.S Army (AD) dan U.S Navy (AL) yang dimana 75% diantara mereka disatukan dalam unit yang tidak terpisah, berbeda dengan orang Jepang yang berada di tubuh militer Amerika Serikat, umumnya orang keturunan China tidak mengalami diskriminasi saat itu.

Dari 18.000 orang, 1/4 diantaranya bertugas di U.S Army dan beberapa diantara mereka dikirim ke medan laga di Burma, China dan India untuk membantu Inggris.

Di Tahun 1940, U.S Navy melakukan perekrutan besar besaran kepada orang keturunan China-Amerika sebagai simbolis persekutuan Kuomintang-Amerika, Kuomintang adalah partai yang dipimpin Chiang Kai Sek pendiri Taiwan, namun mayoritas mereka hanya dipekerjakan sebagai pelaut dikapal.

Sejauh ini penghargaan mendali tertinggi militer Amerika Serikat kepada prajurit keturunan China jatuh kepada Captain Francis Wai dari U.S Army, ia mendapat mendali kehormatan Medal of Honor, Distinguished Service Cross dan Purple Heart atas jasanya di Invansion of Leyte, ia tewas dalam pertempuran tersebut saat melakukan serangan balasan di Red Beach.

Baca Juga:  Aksi Kamekaze Pilot Jepang Yang Gagal, Malah Bikin Gambar Yang Bagus

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan