Ada Peluru Meledak Pesawat F-35B Lightning II Milik Marinir AS Alami Kerusakan

Pada tanggal 12 Maret 2021, sebuah F-35B Lightning II milik satuan VMX-1 US Marine Corps (USMC/Marinir AS) yang berada di MCAS Yuma, Arizona, mengalami mishap pada saat melaksanakan misi CAS malam hari. Peluru kanon kaliber 25mm dari yang baru saja meninggalkan gun pod pesawat tersebut meledak dan menyebabkan kerusakan fuselage. Lightning II tersebut kemudian mendarat dengan aman.

Tidak ada korban cedera yang dialami dalam mishap tersebut dan investigasi saat ini sedang berjalan. Mishap yang dialami F-35 tersebut merupakan mishap Class A yang mengakibatkan kerusakan senilai setidaknya $2.5 juta.

Dilaporkan bahwa peluru kanon yang meledak di bawah F-35B tersebut adalah PGU-32/U Semi-Armor Piercing High Explosive Incendiary-Tracer (SAPHEI-T). Ketika mengenai sasaran, fuze peluru ini akan terpicu setelah delay yang singkat untuk menjamin penetrasi. Peluru kemudian akan meledak dan menyebarkan zirkonium yang terbakar dengan suhu tinggi. Peluru ini juga memiliki improved graze sensitivity sehingga peluru akan terpicu bahkan bila hanya menyerempet sasarannya.

Detonasi prematur peluru biasanya mengarah kepada malfungsi yang dialami fuze peluru, akan tetapi hal ini tidak dapat dipastikan hingga investigasi membuahkan hasil. Belum jelas juga apakah peluru dalam mishap ini memang sengaja ditembakkan atau tidak sengaja, yang berarti senjata juga mengalami malfungsi.

Baca Juga:  Putin: Senjata Baru Rusia Akan Dibuat Berdasarkan Pengalaman Perang di Suriah

Channel Militermeter

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan