Airbus Kenalkan Pesawat Latih Tempur Baru Untuk AU Spanyol

Airbus Defense and Space memperkenalkan desain advanced jet trainer (AJT) baru yang ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan lead-in fighter trainer (LIFT) Angkatan Udara Spanyol (Ejército del Aire Español: EdAE).

Diperkenalkan pada 16 Oktober, Airbus Future Jet Trainer (AFJT) adalah desain pesawat latih jet kursi ganda bermesin tunggal yang dirancang untuk menggantikan platform pesawat latih CASA C101 dan Northrop F-5 Tiger II AU Spanyol yang menua (meskipun perlu dicatat bahwa AU Spanyol sebelumnya telah memilih pesawat latih turboprop Pilatus PC-21 sebagai pengganti C101).

“AFJT adalah program yang dirancang oleh dan untuk Spanyol, yang diposisikan sebagai solusi pengembangan operasional, industri dan teknologi yang akan memungkinkan Spanyol untuk melanjutkan posisinya sebagai aktor utama di sektor kedirgantaraan dan pertahanan,” kata perusahaan itu. “Konsepsi dan desain AFJT didasarkan pada pilar keselamatan, ekonomi, kesederhanaan, dan keandalan.”

Sebagaimana disampaikan oleh Airbus, AFJT akan dilengkapi dengan suite avionik suite yang dibangun atas pengalaman AU Spanyol sebelumnya dengan F-5, Boeing EF-18 Hornet dan Eurofighter. Pesawat ini nanti juga akan menjadi dasar untuk transisi siswa pilot ke pesawat tempur ‘generasi ke-enam’ New Generation Fighter (NGF) yang dikembangkan Spanyol bersama Prancis dan Jerman sebagai bagian dari Future Combat Air System (FCAS).

Diperkirakan bahwa untuk setiap 100 juta euro yang diinvestasikan pada AFJT, akan tercipta antara 2.100 dan 2.500 pekerjaan di Spanyol dan pengembalian pundi-pundi Spanyol sekitar 36 juta euro dalam bentuk pajak dan kontribusi sosial. Selain itu, Spanyol akan menerima royalti untuk ekspor ke negara lain.

Baca Juga:  Pesawat Tempur India Jatuh Lagi

Pemerintah Spanyol belum mengalokasikan dana apa pun untuk sistem pesawat latih baru, kata Airbus. Anggaran diharapkan akan diumumkan pada akhir tahun 2020 atau awal 2021. Kementerian Pertahanan Spanyol tahun lalu berkomitmen untuk membeli 24 jet latih Pilatus PC-21, untuk mulai menggantikan pesawat C-101 era 1980-an.

Airbus berfungsi sebagai kontraktor utama AFJT yang bertanggung jawab atas desain, perakitan, dan integrasi. Pemasok lain termasuk: Indra untuk simulasi dan sistem penerbangan; Tecnobit untuk sistem komunikasi dan sistem antarmuka pilot-mesin; ITP Aero – anak perusahaan Rolls-Royce Spanyol – memasok mesin; GMV menyediakan perangkat lunak dan sistem penerbangan; dan Compañía Española de Sistemas Aeronáuticos S.A. (CESA) yang menyediakan roda pendaratan dan aktuator.

“Kami meluncurkan [program ini] dengan semua kalangan industri, mencoba untuk menyerap semua masukan mereka dalam satu kontrak,” kata pihak Airbus. Ambisinya adalah untuk memiliki tim industri Spanyol yang sepenuhnya, tambahnya.

Airbus mengantisipasi bahwa ada antara 500 hingga 800 pesawat latih di seluruh dunia yang akan perlu diganti dalam dekade mendatang. “Akan ada peluang bagus” untuk menangkap sebagian dari pasar itu, kata pihak Airbus.

Sumber : fighterjetsworld.com via TSM

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan