Airbus Tawarkan Pesawat Patroli Maritim Pada Malaysia

Produsen pesawat Airbus pada hari Senin lalu (22/02) mengonfirmasi partisipasinya dalam tender pesawat patroli maritim (MPA) Malaysia, dengan menawarkan C295MPA, varian dari pesawat angkut udara taktis generasi baru C295 di segmen ringan dan menengah.

Dalam mengungkapkan keyakinannya, pimpinan Airbus defence and space, Asia-Pacific, Johan Pelissier mengatakan C295MPA adalah pilihan yang tepat untuk kebutuhan Malaysia, yang mewakili kombinasi nilai dan kemampuan terbaik.

“C295MPA adalah program pesawat yang telah terbukti dan referensi global dalam pengawasan maritim yang menawarkan risiko terendah, namun merupakan akuisisi, pengoperasian, dan biaya siklus hidup terbaik dalam kategorinya, yang paling cocok untuk Malaysia,” katanya di media virtual dalam briefing tentang prospek Airbus di Malaysia.

Hadir pula pimpinan Airbus Malaysia Raymond Lim.

Menurut Pelissier, Brasil, Kanada, Chili, Oman dan Portugal telah memanfaatkan C295MPA dengan sukses.

C295 mampu melakukan operasi multi-peran di seluruh dunia dalam segala kondisi cuaca. Pesawat itu sepenuhnya bersertifikat dan secara rutin beroperasi siang dan malam dalam misi pertempuran di semua cuaca ekstrem, dari gurun hingga lingkungan laut, dan dari suhu yang sangat panas hingga sangat dingin.

Kunci dari kemampuan patroli dan pengawasan unik C295 adalah fully integrated tactical syste (FITS), yang mengintegrasikan, mengontrol, dan menampilkan sensor misi, meningkatkan kesadaran misi, dan memfasilitasi pengambilan keputusan yang tepat.

Kementerian Pertahanan Malaysia pada Agustus tahun lalu mengeluarkan pemberitahuan tender untuk mencari dua MPA untuk Royal Malaysian Air Force (RMAF) sejalan dengan Rencana Pengembangan Kemampuan 2055 (CAP55) RMAF.

Baca Juga:  India Sukses Uji Rudal Shaurya Yang Bisa Membawa Nuklir Di Tengah Konflik Dengan China

Briefing online dilakukan pada 1 Oktober 2020 dengan melibatkan otoritas dan perusahaan internasional yang berminat mengikuti tender.

Selain Airbus C295MPA, pesawat berawak potensial lainnya yang ikut serta dalam tender termasuk Leonardo ATR-72MPA, Boeing P-8A Poseidon, Kawasaki P-1 dan PTDI CN-235MPA.

Sumber: theedgemarkets.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan