Akhirnya TNI AU Pilih Beli F-16 Viper Totalnya 2 Skadron, 2020 Mulai Proses Pengadaan

Saga pembelian pesawat tempur Sukhoi Su-35 yang ruwet belum selesai. Kali ini TNI AU melalui KSAU memberikan konfirmasi bahwa Indonesia akan membeli dua skadron jet tempur canggih F-16 Block 72 Viper dari Amerika Serikat. Apakah ini pertanda pembelian Su-35 tidak dilanjutkan atau 2 Skadron F-16 ini untuk Skadron baru? entahlah belum ada konfirmasi.

Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna menyebutkan, pesawat tempur baru akan didatangkan bertahap sebagai rencana strategis 2020-2024 mendatang.

“InsyaAllah kita akan beli dua Skadron di Renstra berikutnya 2020 sampai 2024. Kita akan beli tipe terbaru Block 72 Viper,” kata Marsekal TNI Yuyu Sutisna di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, Senin (28/10).

Dalam satu Skadron di TNI AU, biasanya diisi 12 pesawat tempur, jika dua skadron berarti total ada 24 unit.

Menurutnya, hingga saat ini, Indonesia masih mengandalkan pesawat F-16 yang merupakan pesawat tempur favorit di dunia. Jumlahnya cukup banyak, yaitu 33 unit F-16 Fighting Falcon dari berbagai tipe.

“Mudah-mudahan 1 Januari 2020. Sehingga bisa menambah kekuatan kita. Kalau kita memiliki itu berarti kita termasuk memiliki F-16 tercanggih,” kata Yuyu.

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna saat meresmikan monumen dirgantara pesawat F-16 di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, Senin (28/10). (Anggi Romadhoni/antara)

Tak hanya TNI AU, banyak juga negara lain yang ikut mengandalkan F-16 sebagai pesawat siap tempur. Jumlah pesawat jenis F-16 di dunia mencapai 3.000 unit lebih. Hal ini merupakan bukti F-16 merupakan pesawat yang teruji.

Baca Juga:  PTDI Siap Produksi 24 Pesawat N219 Tiap Tahun

“Banyak negara yang mengandalkannya. Banyaknya populasi tentunya keandalan pesawat ini sangat baik,” tandasnya.

Pada Bulan April 2019, lalu Lockheed Martin sudah memamerkan pesawat tempur F-16 Viper Blok 70/72 yang diwarnai loreng khas biru dan abu-abu muda ala pesawat tempur TNI AU.

Dalam website Lockheed Martin disebutkan pesawat itu merupakan generasi paling baru dan paling mutakhir untuk TNI AU. Mereka juga menyebut seri F-16V Blok 72 itu adalah yang paling canggih di dunia saat ini.

Beberapa kelebihan yang dimiliki seri ini adalah radar Active Electronically Scanned Array (AESA). Software yang digunakan hampir sama dengan F-22 dan F-35. Radar ini memungkinkan pilot mendeteksi secara detil posisi lawannya dalam segala kondisi. F-16 Viper juga memiliki kemampuan manuver yang lebih baik serta sistem persenjataan yang lebih canggih dari seri-seri sebelumnya.

Lockheed Martin memang tengah gencar menawarkan F-16 Viper ke sejumlah negara. Pengalaman selama 36 tahun sebagai pesawat tempur terlaris di dunia jadi modal mereka.

Saat ini tercatat Bahrain menjadi pemesan pertama F-16 Viper. Disusul Slovakia yang memesan 14 unit F-16V menggantikan MiG-29 mereka. Taiwan pun tak ketinggalan mengupgrade F-16 mereka menjadi setara blok 72.

Sumber: antaranews.com

3 Komentar

  1. Hahh, beli produk asurika tapi gak bisa atau gak boleh digunakan utk memberantas KKB atau pihak pihak yg didukung asurika, cuma bisa dipanasin mesin dan pawai saat hari TNI. Takut embargo dan ancaman asurika.

Tinggalkan Balasan