AL Filipina Akan Punya Kapal Perang Dengan Sistem Rudal Untuk Kali Pertama

Akhir tahun 2017 ini akan menjadi kabar gembira bagi Angkatan Laut Filipina (Philipine Navy), untuk kali pertama mereka akan memiliki kapal perang dengan sistem rudal kali pertama.

Sistem rudal tersebut akan dipasang pada tiga unit kapal multi-purpose attack craft (MPAC) yang akan segera datang. Rudal yang dipasang adalah Spike ER (extended range) buatan Rafael Advanced Defense Systems Ltd Israel di tiga MPAC-nya.

Kabar berita ini dilansir kali pertama oleh update.ph dengan narasumber flag-officer-in-command AL Filipina, Vice Admiral Ronald Joseph Mercado

Rudal tersebut memiliki jangkauan sejauh 8 kilometer dengan mode anti-kapal dan bisa menyerang sasaran kapal permukaan. Daya ledak rudal juga mampu menenggelamkan kapal kelas menengah serta mampu menembus rolled homogeneous armor setebal 1.000 mm (39 inci) 

“Pemeriksaan pra-pengiriman sudah dijadwalkan. Kemudian sebuah pesawat Angkatan Udara (dari Filipina) akan pergi ke Israel untuk membawa rudal tersebut ke Filipina,” kata Mercado.

Tanggal tentatif pengiriman dan pemasangan sekitar bulan Desember, kepala PN menambahkan.

Ketiga MPAC tersebut, dengan nomor lambung BA-488, BA-489, dan BA-490, telah diaktifkan pada 22 Mei lalu.

MPAC ini adalah model Mark III dan jauh lebih canggih daripada enam Mark I dan II saat ini berada dalam inventori Angkatan Laut Filipina yang dibangun oleh Propmech Corporation yang berbasis di Subic Bay.

Kontrak untuk ketiga kapal itu bernilai PHP270 juta yang bersumber dari Armed Forces of the Philippines Modernization Act Trust Fund tahun 2000. Kontrak untuk sistem senjata dan rudal tersebut bernilai PHP594.319,550.

Baca Juga:  Mitsubishi Jepang Siap Produksi Rudal Hipersonik

Sumber : update.ph

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan