Amerika Ingin Beri Qatar Status Sekutu Istimewa Non NATO

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan pada hari Senin bahwa ia berencana untuk menunjuk Qatar sebagai sekutu utama non-NATO, menjadikan Qatar status khusus kepada sekutu kunci di Timur Tengah.

Biden membuat meyatakan hal tersebut saat bertemu dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, di Ruang Oval, Gedung Putih, Washington.

Tamin mengatakan kepada wartawan bahwa dia akan membahas keamanan regional dengan Biden serta mendorong persamaan hak bagi rakyat Palestina.

Kunjungan Tamim bertujuan untuk membangun hubungan dengan Washington yang telah menguat sejak Doha menjadi tuan rumah pembicaraan yang mengarah pada kesepakatan 2020 untuk penarikan pasukan AS dari Afghanistan.

Emirat kecil di Teluk itu memainkan peran penting dalam operasi evakuasi selama penarikan terakhir AS yang kacau pada Agustus dan telah menjadi perwakilan diplomatik AS di Afghanistan yang dikuasai Taliban.

Tamim dan Biden diperkirakan akan membahas upaya kekuatan global untuk menyelamatkan pakta nuklir 2015 dengan Iran, yang memiliki ikatan dengan Doha, dan upaya untuk mengakhiri perang saudara Yaman, kata dua sumber yang memiliki pengetahuan.

Baca Juga:  Pesawat Tempur Mirage 2000-D AU Perancis Jatuh di Timur Perancis

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan