Amerika Serikat Diguncang Kerusuhan Akibat Ulah Oknum Polisi

Kerusuhan meletus di kota-kota di seluruh Amerika setelah kematian George Floyd yang tidak bersenjata di tangan seorang perwira polisi kulit putih, kejadian itu terekam kamera warga dan videonya viral di Facebook.

Polisi bernama Derek Chauvin itu menjepit leher Floyd sampai mati di tempat karena tidak bisa bernafas di Minneapolis, Minnesota.

Presiden Donald Trump telah mengancam untuk mengirim tentara Garda Basional “dan menyelesaikan pekerjaan dengan benar” karena kerusuhan makin membesar.

Protes damai berubah jadi anarki di sejumlah kota besae AS termasuk Los Angeles, New York, Denver dan Louisville. Beberapa kantor Polisi dibakar massa salah satunya Kantor Polisi Kota Minneapolis.

Demonstran juga menuntut keadilan bagi warga Afrika-Amerika lainnya yang telah dibunuh oleh polisi, termasuk Polisi Breonna Taylor, yang ditembak mati oleh seorang Polisi Pecandu Narkoba pada bulan Maret di rumahnya di Louisville, Kentucky.

Perawat medis Breonna Taylor ditembak mati oleh polisi narkotika yang masuk ke apartemennya dan tidak menemukan obat-obatan terlarang yg dituduhkan (Foto: AFP / Getty Images)
Baca Juga:  Rusia: Pesawat Bomber Strategis Tupolev Tu-160 Dimulai 2021

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan