Amerika Siap Suplai Ukraina Dengan Drone Gray Eagle

Pemerintah AS bermaksud untuk memasok Ukraina dengan General Atomics Aeronautical Systems Inc (GA-ASI) MQ-1C Gray Eagle medium-altitude long-endurance (MALE) kendaraan udara tak berawak (UAV) yang dipersenjatai dengan rudal udara-ke-permukaan.

Reuters mengumumkan rencana tersebut pada 1 Juni, dengan mengatakan bahwa pemerintahan Biden akan menyediakan empat pesawat tak berawak Gray Eagle yang dilengkapi dengan rudal Lockheed Martin AGM-114 Hellfire.

Laporan itu muncul sekitar dua bulan setelah Forbes pertama kali mengatakan pada awal April bahwa GA-ASI akan memasok “drone serangan berat” ke Kyiv untuk membantu operasi tempur Ukraina yang sedang berlangsung melawan pasukan Rusia di negara itu. GA-ASI tidak menanggapi permintaan Janes untuk konfirmasi dan komentar tentang transfer yang diusulkan.

Menurut Reuters, rencana terbaru untuk memasok Gray Eagles belum disetujui oleh Kongres AS.

Grey Eagle adalah varian Angkatan Darat AS yang ditingkatkan dari RQ-1 Predator, yang juga kemudian dikembangkan menjadi MQ-9 Reaper yang lebih besar dan lebih mumpuni. Seperti yang dicatat oleh Janes All the World’sAircraft: Unmanned

Karakteristik umum

Awak: Tanpa Awak
Kapasitas: 360 kg (800 lb)
Panjang: 28 ft 0 in (8,53 m)
Rentang Sayap: 56 ft 0 in (17 m)
Tinggi: 6 ft 11 in (2,1 m)
Berat lepas landas maksimum: 3,600 lb (1,633 kg)
Pembangkit Listrik: 1 ×Thielert Centurion 1.7  165 hp (123 kW)

Kecepatan maksimum: 167 kn (192 mph, 309 km/h)
Durasi terbang: 25 jam
Maksimal altitude: 29,000 ft (8,839,2 m)

Senjata:
Rudal: 4 × AGM-114 Hellfire atau 8 × AIM-92 Stinger
Bombs: 4 × GBU-44/B Viper Strike

Baca Juga:  Perang Saudara Meletus di Venezuela

Avionik
AN/ZPY-1 STARLite Radar

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan