Arab Saudi Akan Cabut Embargo Untuk Qatar Sejak 2017

Arab Saudi adalah negara terbesar di kawasan teluk Arab, tapi negara ini selalu iri dengan keberhasilan Qatar yang saat ini lebih kaya dan lebih punya citra positif di dunia internasional. Hal ini yang membuat hubungan Arab Saudi dan Qatar selalu panas seperti api dalam sekam. Hal itu dibumbui dengan perbedaan pandangan agama yang tajam, Qatar adalah satu-satunya negara di Kawasan Teluk yang menolak faham Wahabi sebagai asas tunggal juridiksi Islam.

Kabar gembira datang dari Kementerian Luar Negeri kuwait pada hari Senin mengumumkan bahwa Arab Saudi akan mencabut embargo terhadap Qatar yang sudah dimulai sejak 2017, Arab Saudi akan membuka perbatasan udara dan daratnya sebagai langkah pertama untuk mengakhiri krisis Teluk.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir telah memberlakukan embargo diplomatik, perdagangan dan perjalanan terhadap Qatar sejak pertengahan 2017 dengan tuduhan mendukung terorisme. Qatar membantahnya dan mengatakan embargo itu bertujuan untuk merusak kedaulatannya.

Embargo ini cukup dahsyat, karena selama ini pasokan bahan pangan di kawasan teluk seperti gandum, susu, beras, daging ayam, daging sapi dan kebutuhan pokok lainya disuplai dari pabrik yang berada di Arab Saudi dan impor bahan makanan melalui pelabuhan Jeddah. Selama diembargo Qatar mendapatkan suplai pengganti dari Iran dan Turki.

Kantor Berita Kuwait yang dikelola negara melaporkan pengumuman itu, mengatakan bahwa Arab Saudi akan membuka perbatasan wilayah udara, darat dan lautnya mulai Senin malam.

Baca Juga:  Sukhoi Su-25 Kaki Kodok Dapat Upgrade Sistem Proteksi Vitebsk

Kuwait telah menjadi penengah antara Qatar dan empat negara Arab yang melancarkan embargo pada pertengahan 2017.

Pengumuman itu datang pada malam pertemuan puncak para pemimpin Teluk Arab di Arab Saudi pada hari Selasa yang akan dipimpin oleh Raja Saudi Salman.

Sementara itu, Qatar kemudian mengatakan bahwa penguasanya akan menghadiri KTT tersebut.

“Emir negara itu memimpin delegasi Negara Qatar untuk berpartisipasi dalam pertemuan … Dewan Kerjasama Teluk” yang dimulai pada Selasa, kata kantor Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani dalam sebuah pernyataan.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan