AS Setujui Penjualan Empat Pesawat Poseidon P-8A ke Selandia Baru

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah membuat sebuah keputusan untuk menyetujui kemungkinan Foreign Military Sale ke Selandia Baru untuk pesawat Boeing Poseidon P-8A dan dukungan terkaitnya. Perkiraan biayanya adalah $ 1,46 miliar.

Badan Kerjasama Pertahanan Keamanan AS (DSCA) menyampaikan sertifikasi yang diperlukan yang memberitahukan kepada Kongres tentang kemungkinan penjualan tersebut pada tanggal 27 April 2017.

Selandia Baru telah meminta penjualan potensial untuk empat (4) P-8A Patrol Aircraft. Masing-masing meliputi: mesin komersial, Tactical Open Mission Software (TOMS), Electro-Optical (EO) and Infrared (IR) MX-20HD, AN/AAQ-2(V)1 Acoustic System, AN/APY-10 Radar, ALQ-240 Electronic Support Measures. Juga termasuk dalam penjualan itu adalah delapan (8) Multifunctional Information Distribution System Joint Tactical Radio System (MIDS JTRS); lima (5) Guardian Laser Transmitter Assemblies (GLTA) for the AN/AAQ-24(V)N; lima (5) System Processors for AN/AAQ-24(V)N; tiga puluh (30) AN/AAR-54 Missile Warning Sensors for the AN/AAQ-24(V)N; sepuluh (10) LN-251 dengan Embedded Global Positioning Systems (GPS)/Inertial Navigations Systems (EGI). Total perkiraan biaya adalah $ 1,46 miliar.

Pemerintah Selandia Baru akan menggunakan pesawat tersebut untuk menggantikan pesawat patroli maritim P-3K yang akan dipensiunkan.

Sumber : dsca.mil

Baca Juga:  Panaskan Situasi, Jepang Kirim Kapal Selam ke Laut China Selatan

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan