Atasi Pengangguran, Inggris Upgrade Radar Pesawat Eurofighter Typhoon

BAE Systems dan Leonardo telah mendapatkan kontrak senilai £ 317 juta untuk mengembangkan radar Active Electronically Scan Array (AESA) European Common Radar System Mark 2 (ECRS Mk2), yang siap diintegrasikan ke Typhoons Angkatan Udara Inggris.

Kontrak ini akan menyelamatkan lebih dari 600 insinyur pesawat di Inggris, termasuk lebih dari 300 di fasilitas Leonardo di Edinburgh, lebih dari 100 spesialis peperangan elektronik di lokasi perusahaan di Luton, dan 120 insinyur di situs BAE Systems di Lancashire.

ECRS2 adalah multi-functional array (MFA) yang akan memberi Typhoon AU Inggris, kemampuan Electronic Warfare terdepan di dunia, di samping fungsi radar yang tradisional, termasuk wide band Electronic Attack.

Sistem ini akan melengkapi pilot AU Inggris dengan kemampuan untuk menemukan, mengidentifikasi dan menekan pertahanan udara musuh menggunakan jamming bertenaga tinggi. Mereka dapat menyerang sasaran sementara berada di luar jangkauan ancaman dan beroperasi di dalam jangkauan pertahanan udara lawan dengan tetap terlindungi sepenuhnya.

Mark Hamilton, Wakil Presiden Senior Electronic Warfare Leonardo, mengatakan: “Kontrak ini adalah berita bagus bagi Inggris, yang akan mendapatkan radar tempur paling mumpuni di dunia, dan berita bagus untuk dunia teknik Inggris. Menciptakan, mengembangkan, dan membangun teknologi canggih di Inggris memungkinkan kami untuk memahami dan memenuhi persyaratan khusus Angkatan Bersenjata Inggris dan untuk mendapatkan pesanan ekspor di seluruh dunia, meningkatkan ekonomi Inggris secara keseluruhan.”

Baca Juga:  Beri Peringatan Ke Rusia, 6 Pesawat Pembom Nuklir B-52 Amerika Parkir di Eropa

Radar baru akan didasarkan pada teknologi Active Electronically Scan Array (AESA) dan akan memberikan kemampuan berdasarkan MFA yang revolusioner. Sistem itu memiliki Transmit-Receive Element yang jauh lebih banyak daripada radar lainnya, menjadikan Mk2 radar AESA tempur paling mumpuni di dunia, mempertahankan kekuatan dan presisi yang sama dari radar tradisional, tetapi juga memungkinkan pengoperasian simultan dari fungsi wide band Electronic Warfare. BAE Systems, kontraktor utama Inggris untuk Typhoon, akan mengintegrasikan sensor baru yang akan dikembangkan oleh Leonardo.

Sumber : airrecognition.com via TSM

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan