Australia Percepat Proyek Rudal Hipersonik, China Mengancam

Saat ini Australia bekerjasama dengan Amerika Serikat untuk mempercepat program pembuatan rudal hypersonik senilai AU$ 1 Miliar (Rp11 Triliun), sebuah langkah yang dianggap dapat menambah perselisihannya dengan Tiongkok. Penguman percepatan ini muncul sejak menambahnya ketegangan antara Australia dan Tiongkok sejak November 2020 lalu.

Pengumuman itu muncul setelah Australia dan AS – yang keduanya memiliki ketegangan yang meningkat dengan China – pada November menandatangani perjanjian untuk mengembangkan dan menguji prototipe rudal jelajah hipersonik, dengan kemampuan serangan jarak jauh. Kesepakatan itu berada di bawah program 15 tahun Southern Cross Integrated Flight Research Experiment (SCIFiRE), yang mempelajari scramjet hipersonik, motor roket, sensor, dan bahan manufaktur canggih.

China telah memperingatkan negara mana pun yang menerima penyebaran rudal jarak menengah Amerika akan menghadapi pembalasan. Dalam beberapa tahun terakhir, ketegangan regional meningkat ketika Xi Jinping dari China dan Vladimir Putin dari Rusia telah menggelontorkan uang untuk beberapa sistem rudal paling canggih di dunia, sementara pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah memodernisasi persenjataannya yang dirancang untuk menyerang AS dan sekutunya.

Sumber: bloomberg.com

Baca Juga:  Mildev HMAV 4x4 Panser Keren Buatan Malaysia

Channel Militermeter

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan