Australia Pilih Upgrade Pesawat Latih Tempur BAE Hawk Daripada Beli Baru

BAE Systems Australia telah mendapatkan kontrak senilai AUD1,5 miliar (USD1 miliar) untuk memperpanjang usia armada pesawat latih tempur utama Hawk Mk 127 Angkatan Udara Australia (RAAF).

Keputusan mengejutkan di tengah tanda tanya, apakah pesawat berumur Hawk cukup memadai dijadikan pesawat latih bagi pilot pesawat F-35?

Kontrak ini akan berjalan selama 10 tahun, melanjutkan dukungan BAE Systems untuk platform yang dibangunnya untuk RAAF dan dikirimkan dari awal 2000-an.

Australia total memilik 33 unit Pesawat Hawk Mk127 yang dibeli pada tahun 1997 dan mulai dikirim tahun 2000. 12 Unit diproduksi di Inggris di pabrik pusat BAE, sedangkan 22 unit diproduksi di pabrik BAE Australia di Sydney.

“Kontrak tersebut akan … secara progresif memperbarui kinerja pesawat latih jet cepat hingga 2032,” kata Departemen Pertahanan (DoD) di Canberra.

Kesepakatan itu mencakup penyediaan layanan keberlanjutan dan rantai pasokan, peningkatan perangkat lunak dan perangkat keras Hawk, dan dukungan teknik. BAE Systems Australia mengatakan program itu juga akan menjadi “dasar untuk peningkatan progresif sistem misi”.

Selain itu, kontrak tersebut memfasilitasi integrasi ke pesawat RAAF mesin Rolls-Royce Mk 951 Adour mulai tahun 2025, menyelaraskan platform dengan pesawat T2 Hawk Angkatan Udara Kerajaan Inggris.

Baca Juga:  China Resmikan Kapal Destroyer Tipe 055, Punya 112 Peluncur Rudal

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan