Banyak Masalah, Australia Akan Pensiunkan Helikopter Taipan Diganti Black Hawk

Angkatan Darat Australia akan segera mempensiunkan armada helikopter angkut dan serbu NHIndustries NH90 (MRH-90 Taipan dalam layanan nasional) demi Sikorsky UH-60M Black Hawk.

Pengumuman pada 10 Desember oleh Menteri Pertahanan Peter Dutton memproyeksikan Angkatan Pertahanan Australia (ADF) untuk mengganti 41 Helikopter Taipan dengan hingga 40 Black Hawk. Alasanya utamanya karena kinerja dan biaya perawatan si Taipan yang kurang baik.

NH90 Taipan adalah helikopter militer multi fungsi, mesin kembar dan teknologi fly-by-wire yang dibuat oleh NHIndustries, konsorsium asal Eropa. Helikopter NH90 bisa diterbangkan oleh hanya seorang pilot dan dirancang untuk beroperasi dalam semua kondisi cuaca, pada waktu siang dan malam.

“Kinerja MRH-90 Taipan telah menjadi perhatian yang berkelanjutan dan terdokumentasi dengan baik untuk [Departemen] Pertahanan, dan telah ada upaya signifikan dengan biaya besar untuk mencoba memulihkan masalah tersebut,” kata Dutton.

Australia mulai mendatangkan Taipan pada tahun 2006, dengan total pembelian 48 unit. 4 unit diproduksi di Eropa dan 42 unit diproduksi di fasilitas Airbus di Brisbane, Australia.

Pada Juli 2014, Kantor Audit Nasional Australia merilis laporan tentang MRH90, mengutip serangkaian kesalahan pengadaan dan kekurangan pengembangan yang menunda kemampuan operasional akhir (FOC), yang semula direncanakan untuk bulan itu, hingga April 2019, hampir lima tahun lebih lambat dari yang direncanakan.

Sekitar sembilan tahun setelah kontrak awal ditandatangani, model yang pertama kali dikirim pada tahun 2007 tidak mampu memenuhi syarat dari 11 tonggak kemampuan operasional yang ditetapkan, dan terpaksa dilakukan desain ulang termasuk lantai kabin dan kaca depan yang diperkuat, kait rappelling, dan posisi penembak pintu; Australia juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan suku cadang dan biaya pemeliharaan helikopter yang juga lebih mahal dari kontrak.

Baca Juga:  S-350E Vityaz, Sistem Pertahanan Udara Ringain Setangguh S-400 Buatan Rusia

Departemen Pertahanan (DoD) mengatakan, “Armada helikopter MRH-90 belum memenuhi persyaratan ketersediaan kontrak atau biaya kepemilikan yang diharapkan sebelum penarikan yang direncanakan dari layanan pada tahun 2037. Untuk mendukung pengembangan opsi terperinci, pemerintah Australia telah meminta informasi dari pemerintah Amerika Serikat tentang UH-60M Black Hawk sebagai platform alternatif untuk MRH-90 Taipan. Opsi-opsi tersebut masih akan menjadi pertimbangan pemerintah setelah semua informasi yang relevan tersedia.”

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan