Calon Pesawat 6G Inggris, Tempest, Tidak Dirancang Untuk Kapal Induk

Kementeriam Pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat jet tempur Tempest baru tidak akan menjadi pesawat tempur yang bisa dibawa dengan kapal induk, dan menjadi pesawat tempur berbasis di darat murni.

James Heappey, Wakil Menteri Luar Negeri Parlemen untuk Pertahanan menyebutkan “Peran udara maritim Inggris dilakukan oleh pesawat F35B Lightning Inggris yang saat ini berada di kapal induk kelas Queen Elizabeth, dan terus dilakukannya hingga di masa yang akan datang”.

“Sedangkan program Future Combat Air System (FCAS) ini berusaha untuk menggantikan Typhoon setelah pensiun dari layanan dan menyediakan sistem udara tempur generasi berikutnya, dan kemampuan militer selama beberapa dekade yang akan datang”, lanjut Heappey.

Program Tempest dimaksudkan untuk melompati kemampuan yang ditawarkan oleh jet tempur paling canggih di dunia yang beroperasi saat ini seperti F-35, F-22, J-20 dan Su-57.

Baca Juga:  Perbedaan Kapasitas dari P-3 Orion dan P-8 Poseidon dalam Menjalankan Misi ELINT?

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan