China Tawarkan Rudal WS-43 Pada Indonesia

Perwakilan Senior dari Angkatan Darat Indonesia (Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Darat, atau TNI-AD) melakukan kunjungan ke China untuk menyaksikan live- fire demonstration WS-43 rocket-assisted glide bomb, yang diumumkan pada tanggal 10 Oktober.

Demonstrasi itu dihadiri oleh direktur artileri resimen doktrin, pendidikan dan pelatihan, Brigadir Jenderal Yudi Satriyono, dan direktur manajemen, penelitian dan pengembangan TNI- AD divisi artileri pertahanan udara, Kolonel Ruly Chandrayani.


Sistem WS-43 dikembangkan oleh China Aerospace Science and Technology Corporation, dan pertama kali diperkenalkan pada pameran Airshow China 2014 di Zhuhai.
Informasi yang diperoleh IHS Jane selama pameran, sistem dapat membawa muatan hingga 20 kg, pada jarak hingga 60 km, dan terbang selama 30 menit sebelum memukul target.

Bom yang meluncur dengan navigasi inersia dan kombinasi bimbingan GPS untuk penerbangan jarak sedang, dan pencitraan inframerah (IIR) untuk bimbingan terminal. Senjata dapat melacak dan ditujukan untuk dua jenis target yang bergerak maupun target statis.

Sebelum demonstrasi, pada 26 September Perwakilan dari China’s Aerospace Long-March International Trade (ALIT) telah mengunjungi Cimahi, Jawa Barat, untuk briefing tentang sistem loitering munition, termasuk WS-43.

Briefing pada saat itu dilakukan bersama dengan perusahaan Indonesia PT Global Pertahanan Difens Mandiri. (janes)

Baca Juga:  Pulang, Awak Kapal MV Swift Rescue Beri Penghormatan Terakhir Untuk Kru KRI Nanggala 402

1 Komentar

Tinggalkan Balasan