Deal. Slovakia Setuju Kirim Tank buat Ukraina Dengan Imbalan Tank Leopard Bekas Jerman

Jerman akan memasok tank Leopard 2 bekas ke Slovakia dengan imbalan negara itu akan memberikan kendaraan tempur era Soviet milik mereka ke Ukraina, demikian statement dari Kementerian Pertahanan di Berlin dikuitp dari defensenews.com

Kesepakatan itu adalah salah satu dari beberapa “pertukaran” imbal pakai yang dibuat antara negara Uni Eropa dengan beberapa pemerintah Eropa Timur sejak serangan berkelanjutan Rusia di Ukraina pada Februari 2022. Pejabat Slovakia dan Jerman menandatangani sebuah perjanjian 23 Agustus menyetujui pengiriman 15 tank Leopard 2 dalam konfigurasi A4 ke Bratislava.

Tank-tank, yang dimiliki oleh industri Jerman, dimaksudkan untuk mengisi kembali persenjataan Slovakia dengan peralatan Barat. Bekas negara blok Timur itu akan menyumbangkan 30 kendaraan tempur infanteri BVP-1 ke Ukraina, Menteri Pertahanan Slovakia Jaroslav Nad mengatakan Selasa, menurut Reuters.

Pejabat Jerman mengatakan kesepakatan Leopard 2 dimaksudkan untuk menutup “bagian dari kesenjangan” dalam kemampuan pertahanan Slovakia yang berkurang akibat sumbangan ke Ukraina. Jerman, dengan bantuan dari Belanda dan Amerika Serikat, sebelumnya mengisi kembali baterai pertahanan udara Patriot setelah Slovakia mengalokasikan salah satu senjata pertahanan rudal S-300 untuk Ukraina.

Paket tank Jerman juga mencakup amunisi, pelatihan, dan suku cadang. Tank Leopard 2 dijadwalkan akan tiba di Slovakia akhir tahun ini, kata para pejabat.

“Slovakia akan memberikan kendaraan tempur infanteri ke Ukraina sesegera mungkin,” kata Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht, mencatat bahwa tentara Ukraina terbiasa mengoperasikan kendaraan tersebut. Lambrecht menggambarkan mekanisme pertukaran cincin seperti ini sebagai jalur yang “masuk akal”, untuk mendukung “perjuangan untuk bertahan hidup” Ukraina.

Baca Juga:  Jepang Tawarkan Pesawat Intai Maritim Kawasaki P-1 Ke Malaysia

Tingkat bantuan militer Jerman untuk Ukraina tetap menjadi topik diskusi di antara para pembuat kebijakan dalam koalisi pemerintahan. Kritikus mengatakan Berlin harus mengirim lebih banyak senjata.

Pemerintah juga telah menjanjikan senjata baru untuk Ukraina, seperti amunisi artileri berpemandu presisi Vulcano 155mm, serta senjata pertahanan udara IRIS-T. Salah satu sistem tersebut sudah terdaftar sebagai transfer potensial dalam daftar berjalan pengiriman dukungan yang diterbitkan oleh pemerintah.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan