Dilengkapi Torpedo Blue Shark, Helikopter Wildcat Filipina Siap Memburu Kapal Selam

Helikopter telah menjadi wahana andalan untuk memburu kapal selam. Namun juga harus dilengkapi dengan senjata pemusnah agar kapal yang menyelam di dasar laut itu karam.

Jika TNI AL megandalkan Helikopter Panther. Negeri tetangga, Filipina mengandalkan Helikopter Wildcat. Heli yang pernah dilirik TNI AL tapi enggak jadi dibeli, karena Panther bisa diproduksi oleh PTDI lisensi dari Eurocopter.

Filipina saat ini sedang membangun kekuatan laut untuk ngantisipasi ancaman China di Laut China Selatan.

Helikopter Leonardo AW 159 Wildcat tanah pada bulan Mei 2019 lalu AL Filipina dan sekarang (16/11/2019) dalam keterengan resminya, Wildcat telah dipasangi rudal anti kapal selam yaitu Torpedo ringan asal korea Lig Nex1 “Blue Shark”

Menurut Jubir AL Filipina Maria Christina Roxas “Kami telah menerima Torpedo Blue Shark dalam jumlah yang cukup dari Korea Selatan pada 18 Juli 2019, Torpedo ini bersama heli AW 159 Wildcat akan menjadi bagian Frigate Jose Rizal AL Filipina untuk mengamankan perairan Filipina dari kapal selam asing”

Sebagai informasi Torpedo Ringan Blue Shark adalah torpedo yang mampu beroperasi di perairan dangkal dan mampu mengejar sasarannya hingga kecepatan 45 knot, mempunyai berat 290 kilogram dan panjang 2,7 meter. Torpedo ini juga mampu diluncurkan dari kapal perang dan pesawat intai maritim sekelas CN 235.

Panther dengan Helras

Adapun Helikopter Panther TNI AL dipasangi rudal Helras ya walaupun kurang gahar sih, tapi sudah cukup mumpuni laghh.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan