Dulu Menolak, Sekarang Turki Minta Amerika Tempatkan Rudal Patriot

Perang dengan Suriah benar-benar membuat Turki memaksimalkan segala cara termasuk memutus urat malu dalam urusan diplomasi. Erdogan sempat menolak tawaran sistem arhanud SAM Patriot untuk menggantikan S-400 buatan Rusia agar F-35 tetap bisa dikirim.

Namun sekarang Turki malah meminta Amerika Serikat untuk menempatkan sepasang battery SAM Patriot di perbatasan selatannya, yang berdekatan dengan Suriah. Adanya permintaan ini pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg pada tanggal 20 Februari 2020.

Turki sekarang mengincar penempatan Rudal Patriot oleh AS sebagai unsur deteren terhadap serangan udara di daerah-daerah Suriah utara, serta menambah layer proteksi bagi pesawat-pesawatnya yang akan melancarkan serangan retaliasi. Sampai sekarang belum ada konfirmasi dari AS.

Namun Turki sekarang harus khawatir, karena Rusia sudah tidak memberikan jaminan keamanan lagi bagi pesawat maupun pasukan darat Turki di Suriah. Ini menjadi sinyal bahwa Rusia akan turun tangan membantu Suriah.

Rusia sendiri sejak awal kedatanganya membantu Suriah sudah membatasi diri tidak akan terlibat konflik dengan negara lain, hanya memerangi pasukan pemberontak. Terbukti di wilayah Selatan, tak sekalipun Rusia terlibat konflik dengan Israel yang terus-terusan menyerang Suriah.

Tentu apabila adanya permintaan ini memang benar, penerimaannya tidak akan semudah itu. Ada rintangan politik yang menghalangi, salah satunya adalah ketika Turki telah dikeluarkan dari program JSF saat memutuskan untuk mengakusisi S-400 dari Rusia.