Elbit Systems Luncurkan Drone Quadcopter Untuk Tugas Mata-mata

Elbit Systems telah meluncurkan quadcopter tak berawak kecil yang dirancang untuk menemukan, mengidentifikasi, dan menyerang personel musuh.

Berdasarkan quadcopter balap, Lanius sangat lincah dalam bermanuver dan mampu terbang di dalam gedung. Kendaraan udara tak berawak (UAV) bertenaga baterai memiliki berat lepas landas maksimum 1,25 kg, berat muatan 150 g, kecepatan operasional hingga 72 km/jam saat terbang di luar ruangan, dan daya tahan tujuh menit, menurut untuk informasi yang dirilis oleh Elbit. Quadcopter ini dapat menggunakan Wi-Fi atau komunikasi radio yang ditentukan perangkat lunak.

Lanius memiliki mode otonom untuk lepas landas, navigasi, dan pengintaian. Menggunakan gambar dari elektro-optik dan algoritma lokalisasi dan pemetaan simultan (SLAM), ia dapat mengumpulkan data untuk membangun dan memperbarui peta tiga dimensi lingkungannya. Kemampuan ini juga memungkinkannya untuk mengidentifikasi pintu dan jendela yang dapat diterbangkannya sehingga dapat terus memindai di dalam gedung.

Drone ini diharapkan bisa menjadi andalan bagi infanteri di garda terdepan pasukan Israel dalam menghdapi perang Gerilya Kota mengatasi perlawanan pejuang Palestina.

 

 

Baca Juga:  Banyak Hutang, AU Malaysia Tunda Pembelian Pesawat Tempur