Filipina Borong 32 Helikopter Black Hawk

Filipina akan membeli 32 helikopter S-70i Black Hawk, kata kepala pertahanan negara itu hari Minggu, dalam pembelian tiket besar terbarunya untuk meningkatkan artileri militernya yang sudah tua.

Selama dekade terakhir, Manila telah berusaha untuk memodernisasi peralatan militernya yang usang seperti helikopter era Perang Vietnam dan kapal angkatan laut era Perang Dunia II bekas milik Amerika Serikat.

unit pertama dari 32 unit Helikopter S-70i Black Hawk dari anak perusahaan Sikorsky Aircraft yang berbasis di Polandia PZL Mielec, sebuah perusahaan yang dimiliki oleh produsen pertahanan AS Lockheed Martin, akan mulai tiba tahun depan, kata Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana di Facebook.

Sisanya, kata dia, akan diserahkan dalam tiga batch, yakni 10 unit pada 2024, 10 unit pada 2025, dan tujuh unit pada 2026.

Kesepakatan senilai lebih dari $620 juta akan menambah armada Filipina yang ada saat ini sebanyak 12 uniit.

Lorenzana mengatakan pemberitahuan penghargaan dikeluarkan pada 28 Desember untuk membeli helikopter baru termasuk dukungan logistik dan paket pelatihan untuk pilot dan kru pemeliharaan.

Pesawat itu dibutuhkan untuk bantuan kemanusiaan dan tanggap bencana, katanya.

“Kurangnya pesawat angkut dan helikopter militer telah membuat kami kesusahan selama pandemi dan selama penanganan korban Topan Odette,” kata Lorenzana, menggunakan nama lokal Topan Rai, yang menewaskan lebih dari 400 orang dan menyebabkan kerusakan yang meluas saat melanda. negara pada bulan Desember.

Baca Juga:  Iran Pasang Alat Pelacak Sinyal Intelijen di Perbatasan Suriah dan Yordania

“Ini diperburuk oleh armada Huey kami yang menua yang menjadi tidak ekonomis untuk dipelihara.”

Sementara itu, Filipina awal bulan ini menerima batch pertama Helikopter serang T129 Tactical Reconnaissance and Attack Helicopters (ATAK) buatan Turki.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan