Fraksi Gerindra: Dana Belanja Alutsista harusnya 3500 Triliun

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) telah mengajukan anggaran pembelian sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI yang nilainya menembus angka Rp 1,7 kuadriliun atau Rp 1.700 triliun.

Rencana itu tertuang dalam rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia Tahun 2020-2024.

Ada banyak pro kontra, salah satu yang pro adalah berasal dari Fraksi Gerindra di DPR RI. Salah satu anggotanya, Kamrussamad berpandangan bahwa seharusnya belanja alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpahankam) masih bisa dinaikkan hingga Rp 3.500 triliun atau Rp 3,5 kuadriliun.

Hal tersebut disampaikan Kamrussamad saat rapat kerja Komisi XI DPR bersama Bappenas, Rabu (9/6/2021).

“Konsep alpahamkan ini perlu dinaikkan bukan cuma Rp 1.700 (triliun) pak menteri, Rp 3.500 T. Jadi tiga matra, pertahanannya diperkuat, dimodernisasi dan upgrade kecanggihannya, skema pembiayaannya tentu pak menteri yg bisa memikirkan,” ujar Kamrussamad kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dikutip dari cnnindonesia.com

Sementara itu, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang dipimpin Menteri Prabowo Subianto membantah adanya isu pengadaan alutsista yang disebut-sebut sebesar Rp 1.769 triliun.

Baca Juga:  Tim Garuda TNI AD Diganjar Rekor MURI

Channel Militermeter

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan