Galangan Kapal dan Kementrian Pertahanan Rusia Saling Gugat Terkait Harga Kapal Perang Kelas Karakurt

Galangan kapal Rusia yang memproduksi kapal kelas Karakurt untuk Angkatan Laut negara itu menghadapi potensi kesulitan keuangan setelah tuntutan hukum baru dari Kementerian Pertahanan dan serangkaian kreditur.

Pada 15 November, pengadilan arbitrase di Moskow mengadakan sidang pendahuluan pertama untuk gugatan terhadap Galangan Kapal Pella di mana kementerian menuntut 1,4 miliar rubel (23,1 juta dolar A.S.) atas tuduhan bahwa perusahaan “gagal memenuhi kontak pasokan”.

Tidak ada informasi lebih lanjut yang tersedia di surat-surat pengadilan, dan seorang juru bicara pengadilan menolak untuk memberikan perincian, mengutip kasus yang tertunda. Pejabat Pella menolak berkomentar untuk cerita ini.

Gugatan itu datang tiga minggu setelah Pella menjadi bagian dari keterikatan hukum lainnya. Dalam hal itu, perusahaan menerima dana tambahan dari kementerian setelah pejabat pertahanan gagal memasukkan lebih banyak uang untuk kemampuan tambahan kapal Ladoga yang bermasalah. Kapal itu dimaksudkan untuk menyediakan operasi pencarian dan penyelamatan untuk Armada Baltik.

Kementerian Pertahanan diperintahkan untuk membayar 2,6 miliar rubel kepada Pella, menurut postingan 24 Oktober di situs web pengadilan kota Moskow.

Menurut kontrak kapal Ladoga, yang bernilai sekitar 1,5 miliar rubel, Pella berencana memberikan kapal tersebut kepada kementerian pada November 2016. Keputusan pengadilan mencatat bahwa kementerian membuat perubahan pada desain dan memberikannya kepada perusahaan Pella di Februari 2016.

Perubahan itu, kata pejabat perusahaan, meningkatkan harga kapal menjadi lebih dari 3,2 miliar rubel. Karena penyesuaian ukuran kapal, perusahaan tidak dapat mengirimkan kapal hingga September 2018.

Baca Juga:  Desain Baru Untuk Tank MBT Altay Turki

Kementerian Pertahanan menolak untuk membayar biaya tambahan, mengutip ketentuan pemerintah yang ada yang tidak memerlukan perubahan kontrak untuk pesanan negara setelah tender awal.

Pejabat Pella mengatakan kepada pengadilan bahwa mereka tidak mampu membayar biaya tambahan sesuai perubahan desain, karena akan membuat perusahaan bangkrut.

Perusahaan juga memberikan protokol ketidaksepakatan kepada pengadilan, yang ditandatangani oleh Wakil Menteri Pertahanan Alexey Krivoruchko, yang menyebutkan harga baru yang dibahas oleh perusahaan dan pejabat pertahanan.

Kementerian Pertahanan Rusia dan Kedutaan Besar Rusia di Washington tidak menanggapi permintaan komentar.

Seorang mantan pejabat industri pembuatan kapal, berbicara kepada Defense News dengan syarat di-anonimkan, menggambarkan pembayaran 2,6 miliar rubel yang diperintahkan oleh pengadilan untuk dibayarkan kepada Pella sebagai “cukup besar”.

Namun, dia menambahkan, “perusahaan selama ini telah disiplin dalam memenuhi proyek [negara] yang telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir,” dan pejabat pertahanan biasa membuat “keinginan tambahan” yang pada akhirnya meningkatkan biaya di luar yang ditetapkan dalam kontak awal.

Pella juga bertarung dengan lebih dari selusin kreditor di pengadilan, lapor media Rusia. Sebagian besar kasus diajukan oleh berbagai perusahaan perikanan Rusia yang memesan kapal pukat dari Pella tetapi tidak menerimanya tepat waktu.

Galangan Kapal Pella didirikan pada tahun 1950-an dan berbasis di dekat Teluk Finlandia, Pella berspesialisasi dalam memproduksi kapal berukuran kecil dan menengah untuk kebutuhan sipil dan militer.