Gara-gara Bangun Jalan Tol, Montenegro Jadi “Jajahan” China di Eropa

Saya akan membangun jalan tol yang sangat mahal di negara Anda dan jika Anda gagal membayar hutang, saya akan mengambil sebagian dari wilayah Anda. Bukankah ini terdengar seperti kontrak kolonial? Nah, inilah yang dilakukan China terhadap Montenegro.

Penyebabnya, Gara-gara proyek jalan tol China di Montenegro

Montenegro telah lama ingin membangun proyek jalan raya. Ia berencana untuk menghubungkan Port of Bar di selatan dengan perbatasan Serbia di utara melalui jalan raya sepanjang 165 km.

Beberapa pengamat sudah mempringatkan proyek toll China itu. Sebuah konsultan Inggris bahkan menemukan bahwa proyek itu tidak layak secara ekonomi. Dan di sinilah Cina masuk.

Pada tahun 2014, Montenegro menandatangani kontrak dengan China Road and Bridge Corporation (CRBC), anak perusahaan dari China Communications Construction Company (CCCC) milik negara China. Berdasarkan kontrak, CRBC harus membangun ruas jalan raya Bar-Boljare sepanjang 42 km.

Namun, jalan tol sepanjang 42 km itu datang dengan syarat. Montenegro harus menandatangani perjanjian pinjaman dengan Bank Exim milik Negara China.

Pinjaman itu bernilai hampir $ 1 miliar, yang terdengar sangat mahal untuk bagian jalan raya sepanjang 42 km. Juga, perjanjian pinjaman memiliki dua kondisi yang mengerikan-

Pasal 8.1 menyatakan Montenegro “melepaskan kekebalan apapun atas dasar kedaulatan atau sebaliknya untuk dirinya sendiri atau propertinya” pada kegagalan untuk membayar kembali pinjaman.
Jika terjadi perselisihan, arbitrase akan dilakukan di pengadilan Tiongkok.
Bicara tentang konflik kepentingan- China adalah yang membangun proyek, juga pemberi pinjaman dan arbiter. Beijing benar-benar dapat memutarbalikkan hal-hal seperti yang diinginkannya.

Baca Juga:  Turki Tawarkan Mesin Helikopter Buatan Italia Pada Filipina

Sekarang, jika Montenegro gagal membayar kembali pinjaman, China akan memiliki opsi untuk merebut aset teritorial strategis seperti Pelabuhan Bar di Laut Adriatik. Ini bukan hanya prospek yang buruk bagi Montenegro, tetapi juga ancaman bagi Uni Eropa karena akan menyebabkan China, membangun pangkalannya di kawasan Eropa.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan