Gencatan Senjata Dengan Turki: Presiden Suriah Ucapkan Terima Kasih Pada Rusia

Presiden Suriah, Bashar al-Assad mengucapkan rasa terima kasihnya pada Presiden Rusia, Vladimir Putin, atas tercapainya gencatan senjata di medan perang provinsi Idlib, Suriah.

Rusia berhasil membujuk Turki untuk meletakkan senjatanya setelah perang berdarah dengan Suriah di Provinsi Idlib. Laporan pemantau perang dari HAM Internasional memperkirakan ada 3000 prajurit yang tewas dari kedua negara dan ribuan warga sipil terjebak dalam perang tersebut,

“Bashar al-Assad menyampaikan rasa terima kasihnya atas hasil pembicaraan antara pemimpin Rusia dengan Turki.” Ungkap pihak Kremlin setelah menelpon Assad setelah kesepakatan tersebut pada Jumat (06/03/2020). Rusia selamam ini telah mendukung pemerintah Bashar al-Assad melawan kelompok pemberontak dan teroris di Suriah. Sementara Turki mendukung kelompok pemberontak tersebut.

Gencatan senjata Rusia-Turki di Idlib juga menciptakan koridor keamanan sepanjang M4. Di mana angkatan bersenjata Turki dan Rusia akan melangsungkan patroli bersama pada 15 Maret mendatang.

Keadaan di Idlib saat ini sudah relatif tenang dengan langit Idlib yang bebas dari pesawat tempur untuk hari pertama dalam beberapa bulan gencatan senjata. Kesepakatan itu meningkatkan harapan untuk mengakhiri salah satu fase paling berdarah dalam konflik perang Suriah.

Baca Juga:  Suriah Siaga Penuh Hadapi Serangan Militer Amerika dan Sekutunya

1 Komentar

1 Trackback / Pingback

  1. Turki Sengaja Kirim Pengungsi Suriah ke Eropa Untuk Desak NATO

Tinggalkan Balasan