General Dynamics Dapatkan Kontrak Pengadaan Roket Hydra

Foto by: Captain Bryan Harris

General Dynamics Ordnance and Tactical Systems, anak perusahaan General Dynamics, mendapatkan kontrak senilai $ 3,4 miliar oleh Komando US Army pada 29 Mei untuk memproduksi roket Hydra-70.

Kontrak tersebut, yang diumumkan Jumat oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS), selain produksi dan juga mencakup teknis untuk sistem roket Hydra-70.

Juga ditambahkan bahwa lokasi kerja dan pendanaan akan ditentukan seusai jumlah pesanan tiap tahunya, dengan perkiraan kontrak produksi sampai 30 September 2026.

Roket Hydra 70 digunakan terutama dalam peran udara-ke-darat. Roket ini dapat dilengkapi dengan berbagai hulu ledak, dan dalam versi yang lebih baru, roket ini bisa dipandu dengan satelit untuk mencapai sasaran.

Sistem roket memberi Angkatan Darat senjata yang terjangkau yang cocok dengan misi untuk serangan helikopter udara ke darat.

General Dynamics mengatakan sistem roket Hydra mengandung tiga komponen: motor roket MK66 MOD 4, salah satu dari sembilan hulu ledak, dan bahan bakar titik-peledak, omni-directional, remote-set yang terkait. Ketika komponen-komponen ini digabungkan, mereka memberikan solusi yang dibuat khusus untuk kebutuhan serangan dari udara ke darat.

Hydra-70 ditembakkan dari peluncur yang berisi tujuh atau 19-tabung dan dapat dipasang pada kebanyakan helikopter maupun pesawat sayap tetap, termasuk: Helikopter Apache, Cobra dan Pesawat F-16.

Video peluncuran Hydra

Baca Juga:  Rudal Hipersonik Zircon Milik Rusia Membuat Senjata Buatan Barat Terlihat "Usang"

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan