Hamas Pamerkan Hasil Kerja Drone Buatanya Sendiri

Pada 19 Mei, Brigade Izzuddin al-Qassam, sayap militer Gerakan Hamas, merilis rekaman udara yang diambil oleh drone pengintai barunya.

Rekaman itu menunjukkan pos militer Israel, benteng, peralatan, serta dua tank tempur tipe Mirkava yang terletak di pinggiran Jalur Gaza. Kelompok Palestina mengatakan bahwa rekaman itu diambil pada 18 Mei.

Rekaman itu direkam oleh drone pengintai baru yang dijuluki “Al Zouari”. Drone tersebut dinamai Muhammad Al-Zuari, seorang insinyur pesawat asal Tunisia dan dalang di balik program drone al-Qassam.

Zouari adalah pengembang Ababeel1, drone bersenjata pengintai pertama yang dibuat di Gaza oleh Brigade Izzud Din al-Qassam.

Insinyur itu dibunuh pada 15 Desember 2016 di Safak Tunisia ketika dia ditembak mati oleh agen Mossad Israel.

Program drone Hamas terus berkembang setelah pembunuhan Zuari. Minggu lalu, kelompok tersebut meluncurkan drone bunuh diri yang dijuluki “Shehab”. Drone itu digunakan dalam beberapa serangan terhadap sasaran Israel, termasuk pada instalasi gas di lepas pantai dan pabrik kimia Israel.

Meskipun pengepungan ketat dan operasi militer berulang, Israel gagal mencegah Hamas mendapatkan teknologi drone. Iran dilaporkan mendukung penuh program drone kelompok itu.

Baca Juga:  Imbas Covid-19 Pabrik Boeing Stop Produksi Pesawat

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan